Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sejoli Tewas dalam Mobil di Surabaya, Diduga Keracunan Gas, Mobil Terparkir 2 Hari

Sepasang pria-wanita ditemukan tewas dalam mobil menyala di Surabaya. Diduga akibat keracunan gas, mobil terparkir selama 2 hari tanpa berpindah.

Tayang:
TRIBUNJATENG
ILUSTRASI: Kamar jenazah. Sepasang pria-wanita ditemukan tewas dalam mobil menyala di Surabaya. Diduga akibat keracunan gas, mobil terparkir selama 2 hari tanpa berpindah. 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA – Sepasang pria dan wanita ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah mobil Toyota Innova hitam yang terparkir di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya, Selasa (1/4/2025) pagi sekitar pukul 08.40 WIB.

Keduanya diketahui berinisial HAB (26), warga Petemon, Sawahan, Surabaya, dan QV (23), warga Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya.

HAB ditemukan di kursi pengemudi, sedangkan QV berada di kursi penumpang depan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya yang menerima laporan langsung menuju lokasi.

Kabid Darlog BPBD, Buyung Hidayat, menyatakan bahwa setelah diperiksa oleh tim medis, kedua korban dipastikan sudah meninggal dunia.

Pihak BPBD kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gubeng, yang kemudian bersama tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara.

“Tim yang datang langsung lakukan pengecekan. Setelah dicek oleh TGC Timur, keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi,” kata Buyung.

Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto menyebut korban bukan pasangan suami istri berdasarkan identitas KTP yang ditemukan.

“Alamatnya berbeda. Jadi kemungkinan mereka adalah pasangan kekasih,” ujarnya.

Eko juga menambahkan bahwa mobil ditemukan dalam kondisi menyala, dengan AC aktif dan lampu sein kiri terus berkedip.

Hal ini menunjukkan mobil sempat hendak menepi sebelum akhirnya berhenti total.

Dugaan sementara, keduanya meninggal akibat keracunan gas dalam kabin kendaraan yang tertutup rapat.

Namun, polisi masih menunggu hasil autopsi dari RSUD dr Soetomo untuk kepastian penyebab kematian.

Seorang asisten rumah tangga yang tinggal dekat lokasi mengaku sudah melihat mobil itu sejak dua hari sebelumnya, tepatnya sejak Minggu (30/3/2025), namun baru merasa curiga karena mobil tak juga berpindah tempat hingga Selasa pagi.

“ART-nya sempat menyapu dan melihat mobilnya masih di tempat yang sama. Karena tidak ada respons dari dalam, akhirnya lapor ke tetangga dan satpam,” ungkap Eko.

Saat dilakukan pemeriksaan, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun barang berharga yang hilang.

Ponsel dan dompet korban masih ada di lokasi.

“Sejauh ini tidak ada hal mencurigakan. Barang-barang korban utuh, tidak ditemukan luka akibat kekerasan,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved