Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Grobogan

Dua Rumah di Purwodadi Terbakar saat Ditinggal ke Acara Halal Bihalal

Kebakaran melanda dua rumah di Jl Brigjen Katamso, Jengglong Timur, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan

Tayang:
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: muh radlis
IST
Kebakaran melanda dua rumah di Jl Brigjen Katamso, Jengglong Timur, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Selasa (1/4/2025). Peristiwa ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik, yang memicu ledakan kecil sebelum api membesar. (TRIBUNJATENG/HUMAS POLRES GROBOGAN) 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Kebakaran melanda dua rumah di Jl Brigjen Katamso, Jengglong Timur, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Selasa (1/4/2025).


Peristiwa ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik, yang memicu ledakan kecil sebelum api membesar.  


Kronologi Kejadian


Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, saat rumah dalam keadaan kosong.


Pemilik rumah, Teguh Saptari (48) dan Ngatipah (60), sedang menghadiri halal bihalal di Kecamatan Toroh.  


Menurut saksi Kasmirah (70), yang merupakan tetangga korban, ia mencium bau kayu terbakar disertai dengan suara ledakan kecil.


Saat keluar rumah, ia melihat api sudah membesar di bagian atap rumah Teguh Saptari. 


Sontak Kasmirah berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. 


Saksi Sindy Nur Aeni (21),yang berada di rumah sekitar lokasi kejadian, segera datang membantu bersama warga sekitar untuk memadamkan api. 


Namun, karena angin kencang dan material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, api cepat menyebar hingga membakar sebagian rumah Ngatipah.  


Api akhirnya berhasil dipadamkan warga setelah sekitar satu jam.


Pihak Polsek Purwodadi, yang menerima laporan dari Rosidi (61), langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.  


Kerugian Akibat Kebakaran


Dua rumah yang terbakar memiliki ukuran 4x7 meter dan 4x6 meter, dengan dinding papan randu dan tiang kayu campuran.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta, dengan rincian rumah Teguh Saptari Rp 15 juta dan rumah Ngatipah Rp 5 juta.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved