Berita Semarang
Cuaca Kontras di Semarang Pagi-Siang Panas Sore-Malam Hujan, Ini Penjelasan BMKG
Beberapa hari terakhir, warga Kota Semarang merasakan pola cuaca yang cukup kontras.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa hari terakhir, warga Kota Semarang merasakan pola cuaca yang cukup kontras.
Pada pagi hingga siang hari, biasanya suhu dan cuaca terasa panas menyengat, sementara pada sore hingga malam justru sering turun hujan dengan intensitas bervariasi.
Kondisi ini dijelaskan oleh Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Layanan Data dan Informasi Stasiun Klimatologi (Staklim) Jawa Tengah, Sulis, sebagai bagian dari fenomena masa pancaroba atau peralihan musim dari penghujan ke kemarau.
Musim pancaroba terjadi karena perubahan pola angin dan posisi matahari saat beralih dari satu musim ke musim berikutnya.
Perubahan ini menyebabkan ketidakstabilan cuaca, seperti suhu dan kelembaban yang cepat berubah.
“Sebagian besar wilayah di Jawa Tengah saat ini sedang memasuki masa pancaroba. Artinya, hujan masih berpotensi terjadi, meskipun tidak merata," ujar Sulis saat dihubungi Tribunjateng, Kamis (17/4/2025).
"Bahkan, hujan ekstrem juga masih bisa terjadi di beberapa wilayah termasuk wilayah Kota Semarang,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sulis memprakirakan bahwa musim kemarau di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada bulan Mei 2025.
“Kemudian untuk puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus 2025,” tambahnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat dan potensi cuaca ekstrem, seperti angin kencang atau hujan deras disertai petir, yang biasa terjadi di masa peralihan ini. (Rad)
| Pengumuman Tiga Besar Calon Sekda Kota Semarang Ditunda, Dewan: Harus Disertai Penjelasan Resmi |
|
|---|
| Pria Bikin Resah di Banyumanik Semarang: Makan Tak Bayar hingga Ancam Mau Bom Minimarket |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Jumat 17 April 2026: Berawan |
|
|---|
| BREAKING NEWS Ngaku Paspampres, Slamet Riyanto Nekat Melakukan Pemerasan di Alfamart Semarang |
|
|---|
| 4 Tahun Berlalu, Pembunuh Iwan Boedi PNS Kota Semarang Belum Terungkap, Ini Kata Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Tarian-Nyi-Bubak-di-Kawasan-Menara-Syahbandar-pada-saat-la.jpg)