PSIS
Tumbang di Kandang Semen Padang, Pelatih PSIS Semarang: Berat
Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mengaku sedih dan kecewa timnya gagal meraih poin dalam laga away melawan
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PADANG - Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mengaku sedih dan kecewa timnya gagal meraih poin dalam laga away melawan Semen Padang dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 pekan ke-29 di Stadion Haji Agus Salim Padang, Kamis (17/4/2025) sore.
Pertandingan yang berlangsung dramatis itu, berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah Semen Padang.
Meski lebih tertinggal lebih dulu, Semen Padang mampu melakukan comeback hingga mampu mengakhiri laga dengan kemenangan.
Gol Semen Padang masing-masing dicetak oleh Firman Juliansyah menit 65, Muhammad Ridwan menit 71, dan Tin Martic menit 97.
Semen Padang juga punya dua gol yang dianulir VAR masing masing lewat Bruno Gomes dan Kornelius Stewart.
Sedangkan, PSIS mencetak gol lewat Septian David Maulana menit 61, dan Sudi Abdallah menit 94.
PSIS sebenarnya sangat membutuhkan poin dalam laga ini agar bisa selamat dari ancaman degradasi.
Bahkan jika mampu meraih kemenangan, PSIS bisa menggeser Persis Solo di posisi 15. Sementara jika berakhir imbang, PSIS mampu menyamakan perolehan poin dengan Persis Solo.
PSIS masih tertahan di zona degradasi di posisi 16 dengan koleksi 25 poin.
Sedangkan, Semen Padang menempel PSIS di posisi 17 dengan perolehan poin 25 atas kemenangan ini.
PSIS diunggulkan dengan jumlah kemasukan gol yang lebih sedikit dibanding Semen Padang.
Bagi tim Mahesa Jenar, kekalahan ini juga membuat PSIS gagal memenangkan pertandingan dalam sembilan laga beruntun.
Laga terdekat menanti Gali Freitas dkk pada 24 April mendatang menghadapi Borneo FC di Stadion Jatidiri Semarang.
"Berat untuk berbicara soal pertandingan hari ini. Pastinya sedih dan kecewa melihat hasil akhir pada sore ini," kata Gilbert usai laga.
Dia mengakui anak asuhnya kehilangan fokus di menit-menit akhir sehingga kesempatan membawa pulang 1 poin sirna.
PSIS dalam laga ini berhasil menyamakan kedudukan di menit 94 menjadi 2-2. Namun, Semen Padang justru kembali unggul di menit 97 lewat Tin Martic. Skor kemudian berubah menjadi 3-2 sekaligus menjadi skor akhir dalam laga tersebut.
"Yang pasti kami kecolongan karena kurang konsentrasi di menit akhir sehingga kami dihukum lewat gol tim tuan rumah," tandasnya.
| Siapa yang Pantas Gantikan Ega Raka Galih di Kursi Pelatih PSIS Semarang? Ini Deretan Beberapa Nama |
|
|---|
| Sesumbar Ega Raka Akan Balas Dendam Tak Terbukti, PSIS Kalah Lagi, Kini Salahkan Pemain Belakang |
|
|---|
| Mampukah Ega Raka Buktikan Omongannya Ingin PSIS Semarang Balas Dendam di Kandang Persiku Kudus? |
|
|---|
| Perwakilan Investor Baru PSIS Semarang Temui Snex dan Panser Biru |
|
|---|
| Mampukah PSIS Semarang Curi Poin di Kandang Persela Lamongan? Ega: Kami Wajib Kerja Keras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Hasil-Akhir-Semen-Padang-Vs-PSIS-Semarang.jpg)