Kendal
Komplotan Maling Curi Kabel di KIK Kendal, Keroyok Satpam saat Hendak Kabur
Mereka yang terdiri dari 9 orang, berhasil mengendap masuk ke pabrik saat kondisi sepi pada Selasa (10/2/2025) pukul 01:45 WIB.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Komplotan maling berhasil menggasak kabel baja sepanjang 10 meter di salah satu pabrik di Kawasan Industri Kendal.
Mereka yang terdiri dari 9 orang, berhasil mengendap masuk ke pabrik saat kondisi sepi pada Selasa (10/2/2025) pukul 01:45 WIB.
"Kabel itu oleh mereka kemudian dipotong-potong sepanjang 2 meter," kata Wakapolres Kendal, Kompol Indra Jaya Syafputra di Mapolres Kendal, Senin (28/4/2025).
Kompol Indra mengungkapkan, 7 tersangka mendatangi lokasi pabrik menggunakan 1 unit mobil Daihatsu Espass, sedangkan 2 tersangka lain mengendarai sepeda motor.
Dirasa kondisi sepi, para tersangka kemudian membagi tugas dan masuk pabrik dengan cara naik pagar pembatas.
"Sedangkan tersangka lain menunggu di luar untuk mengawasi situasi," ujarnya.
Saat melancarkan aksinya, seorang satpam pabrik kemudian memergoki para tersangka yang tengah memotong kabel.
Satpam yang merasa kalah jumlah pun tak berani melakukan perlawanan. Para tersangka tanpa basa-basi langsung mengeroyok satpam hingga terkapar.
Mendengar ada keributan, seorang satpam yang lain sempat mendatangi lokasi keramaian. Nahas, satpam tersebut justru menjadi sasaran empuk para tersangka.
"Saat hendak kabur dan kepergok satpam, tersangka mengeroyok satpam sampai dirawat tiga hari di rumah sakit," paparnya.
Saat ini, 7 tersangka bernama Mohamad Ila Halimin, Mahfud, Abdul Kholik Suyanto, Rizki Baggus Nugroho, Mohamad Buchori, Dwi Yuliaman Makmun, dan Duwi Arianto telah ditangkap.
Sementara 2 tersangka lain bernama M. Imam Mawardi dan Marta masih dalam pengejaran.
"Barang bukti yang telah disita antara lain kabel NYY, dusbox handphone, mobil Daihatsu Espass, dan selang plastik," tandasnya. (ags)
| Daftar ASN yang Tidak Boleh WFH Mulai Jumat Besok di Kabupaten Kendal |
|
|---|
| Pertumbuhan Ekonomi Kendal Disebut Tertinggi di Jateng, Pengangguran Tinggal 4,6 Persen |
|
|---|
| "Kuota Sudah Habis" Alasan Puskesmas Kendal II Tolak Rujukan Pasien BPJS, Emosi Agus Meledak |
|
|---|
| Pelabuhan Kendal Bakal Beroperasi Kembali Layani Rute Kendal - Kumai, Beroperasi Sebelum Lebaran |
|
|---|
| Nasib Tugino Petani di Kendal, Baru Sebulan Tanam Padi Kini Sawah Terendam Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TUNJUKKAN-BARANG-BUKTI-Polres-Kendal-menunjukkan-barang-bukti-kasus.jpg)