Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ini 5 Tuntutan Demo Ojol Besok Selasa 20 Mei 2025

Lima Tuntutan Utama Pengemudi Ojol: Sanksi Tegas untuk Aplikator Pelanggar Regulasi..Menuntut Presiden RI dan Menteri Perhubungan untuk memberikan

Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Tribunjateng/Permata Putra Sejati
AKSI DEMO, Dokumentasi para driver ojek online (ojol) dari berbagai operator di Kabupaten Banyumas, saat menggelar aksi Offbid serentak yang berlangsung pukul 06.00 WIB sampai 14.00 WIB, Kamis (24/10/2024). Kali ini driver ojol dari berbagai aplikator seperti Gojek, Grab, ShopeeFood, Maxim, dan InDriver di wilayah Banyumas Raya akan melakukan aksi offbid serentak, Selasa (20/5/2025).  

TRIBUNJATENG.COM- Besok, Selasa 20 Mei 2025, ribuan pengemudi ojek dan taksi online di seluruh Indonesia akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran.


Aksi ini mencakup pemadaman aplikasi secara massal (offbid) selama 24 jam, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan aplikator yang dinilai merugikan pengemudi.


Diperkirakan lebih dari 25.000 pengemudi dari berbagai daerah akan berpartisipasi dalam aksi ini.

 

Lima Tuntutan Utama Pengemudi Ojol:

  1. Sanksi Tegas untuk Aplikator Pelanggar Regulasi

 Menuntut Presiden RI dan Menteri Perhubungan untuk memberikan sanksi tegas kepada perusahaan aplikasi yang melanggar regulasi pemerintah, khususnya Permenhub PM No.12 Tahun 2019 dan Kepmenhub KP No.1001 Tahun 2022.

2. Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan
Meminta DPR RI Komisi V untuk menggelar RDP gabungan yang melibatkan Kementerian Perhubungan, asosiasi pengemudi, dan perusahaan aplikator guna membahas permasalahan yang dihadapi pengemudi.

3. Penurunan Potongan Aplikasi Menjadi 10 persen

Menuntut agar potongan biaya dari pihak aplikasi diturunkan menjadi maksimal 10 % , sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

4. Revisi Skema Tarif Penumpang

Menolak skema-skema tarif yang dianggap merugikan pengemudi, seperti program hemat, prioritas, slot, dan aceng (goceng), serta meminta revisi terhadap skema tarif penumpang yang lebih adil.

5. Penetapan Tarif Layanan Makanan dan Pengiriman Barang
Meminta pemerintah untuk menetapkan tarif layanan makanan dan pengiriman barang secara transparan, dengan melibatkan asosiasi pengemudi, regulator, aplikator, dan YLKI dalam proses penetapannya.


Aksi demonstrasi ini akan berlangsung di lima titik utama di Jakarta: Kementerian Perhubungan, Istana Merdeka, DPR RI, kantor-kantor aplikator, dan lokasi lain yang terkait dengan perusahaan aplikasi.


Demonstrasi dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB dan akan berlangsung hingga tuntutan mereka diterima.

Sebagai dampak dari aksi ini, layanan ojek dan taksi online diperkirakan tidak tersedia sepanjang hari di berbagai kota, termasuk Semarang.


Masyarakat diimbau untuk mencari alternatif transportasi dan layanan pengiriman lainnya selama aksi berlangsung.

 
(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved