Demak
Dua Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum Pengajar Rumah Belajar Agama di Demak
Dua siswi kelas 6 SD di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum pengajar.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dua siswi kelas 6 SD di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum pengajar di sebuah rumah belajar pendidikan agama.
Kasus ini mencuat setelah salah satu korban melapor kepada orang tuanya. Orang tua kemudian menyampaikan laporan tersebut ke pihak sekolah.
“Laporannya dari anak ke orang tua, baru kemudian dicek ke sekolah. Setelah itu kami adakan pertemuan dengan orang tua, komite, dan guru-guru. Dari situ kami membantu korban untuk bersama-sama mendatangi rumah belajar itu,” ujar Ahwan, guru kelas 4 SD setempat, saat ditemui, Kamis (22/5/2025).
Namun saat rombongan tiba, oknum pengajar yang diduga sebagai pelaku sudah tidak berada di lokasi. Kejadian itu berlangsung pada Kamis sore pekan lalu.
Ahwan menambahkan, kedua korban sudah menjalani visum dan hasilnya dinyatakan positif mengalami tindakan pencabulan.
“Salah satu korban sekarang berada di rumahnya. Sudah tidak masuk sekolah sejak satu minggu lalu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Waru, Arifin, membenarkan bahwa rumah belajar tersebut kini sudah tidak beroperasi.
“Mulai satu minggu ini sudah kosong. Tidak ada lagi aktivitas belajar. Yayasan itu sudah berdiri sekitar sepuluh tahun, dan mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak usia lima sampai sebelas tahun. Kebanyakan muridnya perempuan,” jelas Arifin.
Arifin menambahkan bahwa pihak desa dan Polsek Mranggen telah meninjau lokasi juga melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini.
Identitas dan keberadaan terduga pelaku masih dalam proses pencarian. (Rad)
| Tongkang Hantam Permukiman Tambaksari Sayung Demak, Warga Mengungsi Tidur di Masjid |
|
|---|
| Dokkes Polres Demak Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Selama Libur Nataru |
|
|---|
| Sekda Demak Evaluasi Kinerja Pengembangan Ekonomi Kreatif 2025 |
|
|---|
| 175 Santri dan Pengajar di Demak Ikuti Program Pesantren Digital, Arif: Dapat Literasi Tentang AI |
|
|---|
| Warga Bandungrejo Demak Protes Penutupan Pembatas Jalan Makam, Rencana Gelar Aksi 3.000 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/RUMAH-BELAJAR-AGAMA-Lokasi-Kejadian-Dugaan-Pencabulan-yang.jpg)