Banjir Pati
Banjir Rob di Tunggulsari Pati, Warga Mulai Diserang Penyakit Gatal-Gatal
Banyak di antara korban banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Pati, yang mulai mengalami gangguan kesehatan.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Banyak di antara korban banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Pati, yang mulai mengalami gangguan kesehatan.
Setelah diterjang banjir pada Mei lalu, tiga hari belakangan rob kembali terjadi.
Kondisi diperparah dengan hujan yang terus mengguyur selama dua hari berturut-turut.
Meski banjir sampai masuk ke dalam rumah, sebagian besar warga memilih untuk tidak mengungsi.
Baca juga: Ucapkan Selamat Relaunching Tribun Banyumas, Ini Harapan Bupati Cilacap Syamsul Auliya
Baca juga: Unnes Dorong Peran Akademisi dalam Filantropi Islam Lewat International Community Service 2025
Namun, mereka akhirnya mengalami gangguan kesehatan.
Puluhan warga pun berduyun-duyun mendatangi Posko Kesehatan Puskesmas Tayu I di Masjid Baiturrahman Desa Tunggulsari, Rabu (18/6/2025).
Terdapat dua posko kesehatan yang didirikan di Desa Tunggulsari selama terjadinya bencana banjir ini.
Selain di masjid, posko kesehatan juga didirikan di Balai Desa Tunggulsari.
Satu di antara warga yang datang untuk berobat adalah Zumrotul Mahmudah.
Dia mengeluh gatal-gatal di area jari-jari kaki.
"Alhamdulillah ada pengobatan gratis. Saya sakit gatal-gatal karena terendam banjir rob. Tadi saya juga dicek gula darah, tensi, dikasih obat juga, gratis," ungkap dia.
Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Tayu I, Ririn Lis Setyowati, mengatakan bahwa hingga Rabu siang ini, ada 27 warga yang datang untuk berobat.
"Kebanyakan yang dikeluhkan warga saat ini gatal-gatal, tensi tinggi, pusing, stres karena memikirkan banjir. Beberapa juga ada yang batuk-pilek. Kami memberikan pengobatan, cek gula darah dan tekanan darah. Juga kami beri saran dan masukan untuk proses penyembuhan. Posko kesehatan in syaa Allah ada setiap hari (selama banjir)," kata dia. (mzk)
| Banjir Pati, Sektor Perikanan Budi Daya di Desa Tunggulsari Lumpuh |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Minggu Sore Ini Arus Kendaraan Tersendat Hingga 1 Km di Jalur Pantura Pati-Juwana |
|
|---|
| 12 Kecamatan Terdampak Banjir di Pati, Bupati Sudewo: Kerugian Capai Rp637,5 Miliar |
|
|---|
| Banjir Muria Raya, Warga Minta Normalisasi Sungai Juwana, BNPB Koordinasi Dengan BBWS |
|
|---|
| Banjir Pati, Jalur Antarkecamatan hingga Antarkabupaten Terganggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PENGOBATAN-GRATIS-Layanan-pengobatan-gratis-yang-dibuka.jpg)