Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Ini Rute dan Jadwal Kirab 1 Suro Pusaka Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta

Pura Mangkunegaran Solo dan Keraton Kasunanan Surakarta akan menggelar kirab malam 1 Suro, Kamis (26/1/2026) hingga Jumat dini hari (27/6/2025)

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: muslimah
Istimewa
KIRAB 1 SURO- Pura Mangkunegaran Solo dan Keraton Kasunanan Surakarta akan menggelar kirab malam 1 Suro, Kamis (26/1/2026) hingga Jumat dini hari (27/6/2025).Kirab 1 Suro merupakan acara tradisi yang diadakan setiap pergantian tahun dalam penanggalan jawa. 

TRIBUNJATENG.COM,SOLO - Pura Mangkunegaran Solo dan Keraton Kasunanan Surakarta akan menggelar kirab malam 1 Suro, Kamis (26/1/2026) hingga Jumat dini hari (27/6/2025).

Kirab 1 Suro merupakan acara tradisi yang diadakan setiap pergantian tahun dalam penanggalan jawa.

Berikut jadwal dan rute kirab di Pura Mangkunegaran Solo dan Keraton Kasunanan Surakarta:

Rute Kirab Pusaka Mangkunegaran

Prosesi dari Pura Mangkunegaran akan dimulai pukul 20.00 WIB, dengan rute sebagai berikut:

  • Pintu utama Taman Pamedan
  • Jalan Ronggowarsito ke arah barat
  • Belok ke jalan Kartini
  • Lanjut ke jalan RM Said
  • Menuju selatan melalui jalan Teuku Umar
  • Kembali ke jalan Ronggowarsito hingga masuk kembali ke kawasan pura.


Rute Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Solo

Kirab dari Keraton Kasunanan akan dimulai tengah malam (pukul 24.00 WIB)

  • Kori Kamandungan
  • Jalan Supit Urang
  • Pagelaran – Alun-Alun Utara
  • Sisi timur jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Mayor Kusmanto
  • Jalan Kapten Mulyadi
  • Jalan Dr. Radjiman
  • Jalan Yos Sudarso
  • Jalan Slamet Riyadi
  • Kembali masuk ke kawasan Keraton.

Libatkan 5.000 orang

Salah satu kerabat keraton Kasunanan Solo, KGPH Dipokusumo saat ditemui dalam rapat persiapan, Jumat (20/6/2025) sore menerangkan bahwa Raja SISKS Pakubuwono (PB) XIII akan menggelar sejumlah tradisi sepanjang bulan Suro kali ini.

“Di keraton Surakarta, ada beberapa kegiatan selama bulan Suro ini. Untuk waktu malam suro ada sekitar 5 kegiatan yakni doa bersama, kedua yaitu kirab pusaka, yang ketiga Hajad di Masjid yang ada di dalam keraton, kemudian semedi atau meditasi, dan diakhiri dengan salat subuh," ungkap Dipokusumo.

Selain itu juga Keraton Solo akan menggelar tradisi labuhan di empat tempat yang dianggap sakral yakni gunung Lawu, pantai Parang Kusumo, gunung Merapi dan hutan Krendowahono.

Keraton Solo juga akan menggelar labuhan di petilasan Raden Airlangga yang ada di Dlepih, Kabupaten Wonogiri.

"Selain itu selama bulan Sura seperti perintah dari PB XIII dan hanya dilaksanakan setiap bulan Sura yaitu labuhan kiblat sekawan," lanjut dia.

Sementara itu, Dipokusumo masih belum bisa memastikan ada berapa pusaka yang akan diarak dalam Kirab Pusaka Malam 1 Sura nantinya.

Namun demikian, Dipokusumo menegaskan bahwa ada satu pusaka yang tidak bakal absen dikirab nantinya.

Pusaka tersebut bernama Kyai Slamet yang ada di Kebo Bule.
Sebagai informasi, Kebo Bule Kyai Slamet tersebut selalu menjadi cucuk lampah atau penunjuk jalan dalam kirab malam 1 Sura setiap tahunnya.

"Pusakanya kan banyak, jadi dari sekian banyak pusaka itu nanti akan diperuncing menunggu waduh (perintah) PB XIII. Tapi yang jelas (pusaka) Kyai Slamet karena gandengannya dengan kerbau tadi. Tapi untuk pusaka lainnya, nantinya akan biasanya dipilih (oleh PB XIII) yang sesuai harapan yang akan datang," urainya.

Setidaknya pihak keraton telah menyiapkan 5 sampai tujuh pusaka yang nantinya akan dikirab.

Dipokusumo mengatakan peserta kirab bakal mencapai 5.000 orang," pungkasnya. (waw)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved