Berita Batang
Antusias Pendaftar Tinggi, Pemkab Batang Siapkan Kursus Bahasa dan Rekomendasi LPDP
Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar kegiatan sosialisasi Beasiswa LPDP.
Penulis: dina indriani | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar kegiatan sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Aula Bupati Batang, Kamis (3/7/2025).
Kegiatan ini digelar untuk putra-putri terbaik bangsa, termasuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN, serta masyarakat umum yang bercita-cita melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Baca juga: UIN Saizu Buka Beasiswa Zakat Indonesia 2025, Cek Jadwal dan Syaratnya di Sini
Bupati Batang, M Faiz Kurniawan menyebut antusias pendaftar LPDP cukup tinggi mencapai 2.000 pendaftar yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat umum, hingga kalangan akademisi antusias mendaftar LPDP.
Faiz mengatakan momentum sosialisasi ini sebagai titik awal akselerasi pendidikan di wilayahnya.
“Kami ingin masyarakat Batang mendapatkan akses informasi yang lengkap dan terarah mengenai tahapan seleksi LPDP, termasuk tips untuk lolos,” ujar Faiz dalam sambutannya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Batang juga membuka program kursus bahasa Inggris gratis yang diperuntukkan bagi 150 peserta dari kalangan ASN, non-ASN, masyarakat umum, hingga wartawan.
Program ini dimaksudkan untuk membantu persiapan tes TOEFL dan IELTS, yang menjadi syarat utama dalam seleksi LPDP.
Faiz mengaku tak menyangka tingginya antusiasme warga terhadap program LPDP.
“Jumlah peserta yang mencapai dua ribu membuktikan semangat luar biasa dari masyarakat Batang dalam menempuh pendidikan tinggi,” tuturnya.
Baca juga: Pendaftaran Program Beasiswa TELADAN Tanoto Foundation Kembali Dibuka
Pemkab Batang turut menegaskan dukungannya melalui penyediaan surat rekomendasi resmi bagi pelamar yang memenuhi kriteria.
Ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal yang berkelanjutan.
“Membangun daerah tak cukup lima tahun, bahkan bisa sampai lima puluh tahun. Karenanya, kami sangat membutuhkan kontribusi generasi muda,” tandasnya.(din)
| Balita Gizi Buruk Ekstrem Dievakuasi ke RSUD Batang, Berat Badannya Hanya 6,2 Kg |
|
|---|
| Pembantu Asal Batang Terjun Dari Lantai 4, Keluarga Menolak Damai |
|
|---|
| Nasib Pilu Balita Gizi Buruk di Batang, Putus Pantauan Posyandu Sejak Usia 5 Bulan |
|
|---|
| Ribuan Rumah Subsidi Tumbuh di Batang, DPRKP Soroti Pengembang Nakal hingga Kewajiban Lahan Makam |
|
|---|
| Pemkab Batang Gelontorkan Rp 8,4 Miliar untuk Sulap Jembatan Kalibelo Jadi Lebih Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250703_LPDP-di-Batang_1.jpg)