Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Timnas Indonesia

Resmi, Coach Mochi Dipecat dari Pelatih Timnas Putri Indonesia, Ini Jabatan Barunya

Pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki resmi dicopot. Keputusan ini diambil PSSI usai Timnas Putri Indonesia gagal

Editor: galih permadi
Tribunnews/Abdul Majid
SATORU MOCHIZUKI DIPECAT - PSSI pecat Satoru Mochizuki sebagai pelatih kepala Timnas Putri Indonesia setelah gagal lolos ke Piala Asia Putri 2026. 

TRIBUNJATENG.COM - Pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki resmi dicopot.

Keputusan ini diambil PSSI usai Timnas Putri Indonesia gagal lolos ke Piala Asia Putri 2026 setelah mengakhiri Grup H Kualifikasi Piala Asia 2026 di peringkat ketiga.

Pelaksanaan Grup H Kualifikasi Piala Asia 2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada 29 Juni-5 Juli.

Baca juga: Ancaman Gerald Pelatih Timnas U-23 Indonesia Tak Akan Mainkan Jens Raven Lagi Jika Ulangi Hal Ini

Skuad Garuda Pertiwi gagal capai target finish sebagai juara grup dan lolos ke Piala Asia Putri 2026.

Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani mengatakan bahwa Coach Mochi sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Putri Indonesia.

Juru taktik asal Jepang tersebut fokus pada area pengembangan sepak bola wanita Indonesia.

"Sekarang, coach Mochi difokuskan untuk di development. Sudah keputusan juga dari Ketum PSSI  (Erick Thohir) melalui koordinasi dengan Exco bahwa kita lihat jenjang yang lebih tinggi untuk coach Mochi," kata Vivin di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/2025)

"Kita lihat dari pengalamannya beliau, kredibilitasnya, networking beliau dengan JFA, dengan liga wanita di Jepang," ujar Vivin.

 "Jadi kita melihat coach Mochi lebih strategis itu ada di belakang layar menyiapkan roadmapnya," ucap Vivin.

Setelah tak lagi ditukangi Satoru Mochizuki, PSSI kini sibuk mencari penggantinya.

Untuk ajang Piala AFF Wanita yang bergulir Agustus mendatang di Vietnam, PSSI untuk sementara menugaskan pelatih Joko Susilo.

"Sekarang, kita sedang fokus cari untuk head coach di Timnas senior, jadi karena kita sudah punya Akira di U-19. Kalau senior kita lagi hunting, tetapi kita tetap kiblatnya di Jepang," jelas Vivin.

"Kita sudah putuskan kalau putri, kita kiblatnya Jepang. Sudah ada pembicaraan juga dengan JFA terkait itu," terang Vivin.

"Karena, kita belum menemukan pelatih kepala, maka kita sudah tetapkan coach Joko Susilo untuk jadi pelatih interim untuk mengisi posisi ini," tutur Vivin. (*)

 

 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved