Berita Demak
Jalan Horor Semarang-Demak Yang Sering Bikin Pengendara Waswas, Akan Segera Diperbaiki
Warga mengeluhkan kondisi ruas jalan provinsi yang membentang dari batas Kota Semarang dan Kabupaten Demak.
Penulis: faisal affan | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK – Warga mengeluhkan kondisi ruas jalan provinsi yang membentang dari batas Kota Semarang dan Kabupaten Demak hingga Pasar Mranggen, Demak.
Permukaan jalan yang tidak rata, banyak tambalan, dan berlubang dinilai membahayakan pengendara, terutama sepeda motor.
Lebar jalan yang terbatas juga kerap memicu kemacetan pada jam berangkat dan pulang kerja.
Baca juga: DPRD Jateng Minta Pemkab Fokus Bangun Jalan Desa, Dorong Akses Ekonomi dan Kurangi Kemiskinan
Ahmad Rofi, seorang pengguna jalan, mengaku sudah beberapa kali kendaraannya menghantam lubang di ruas tersebut.
“Pernah beberapa kali kena lubang. Motor saya sempat oleng. Dekat RS Pelita Anugerah itu banyak lubangnya,” ujarnya, Senin (21/7/2025).
Karena rusak, ia harus melambat dan kerap zig-zag menghindari lubang.
“Khawatir juga kalau pas ada truk mau nyalip,” tambahnya.
Rofi menyambut baik kabar bahwa jalan yang kerap dilaluinya akan diperbaiki dan dilebarkan.
“Alhamdulillah kalau memang mau dibenerin. Nggak papa macet sementara, asal nanti jadi tambah lebar dan mulus,” katanya.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, AR Hanung Triyono, membenarkan bahwa proyek pelebaran ruas Semarang–Godong sudah berjalan dalam tahap persiapan.
Kontrak kerja dengan pelaksana proyek ditandatangani pada 11 Juli 2025.
“Berdasarkan kontrak, mulai dikerjakan 11 Juli. Ini sudah masuk tahap persiapan, kemungkinan besok sudah ada kegiatan,” ujarnya, Senin (21/7/2025).
Pekerjaan dilakukan oleh PT Valentara Sarana Raya sebagai pemenang tender.
Target pelebaran mencapai 2 kilometer, dengan cor beton 1 kilometer di depan RS Pelita Anugerah Mranggen sebagai salah satu titik prioritas.
Selain itu, akan ada pelebaran dan pengaspalan 60 meter di Pertigaan Mintreng, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
"Pekerjaan lanjutan mencakup pengaspalan di atas tujuh jembatan sepanjang ruas Semarang–Godong," tambah Hanung.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Bantah Narasi Indonesia Gelap: Kita Sudah Berada di Jalan yang Benar
Masa pekerjaan dijadwalkan 174 hari kalender dan ditargetkan selesai 30 Desember 2025.
Hanung mengingatkan masyarakat untuk bersabar terhadap potensi kemacetan selama proses berlangsung.
“Kami mohon maaf bila pekerjaan pelebaran jalan mengganggu perjalanan masyarakat,” tutupnya.(afn)
| Polres Demak Lakukan Penyelidikan Intensif Kasus Santri Diduga Keracunan Usai Santap MBG |
|
|---|
| Tak Ada Bantuan Alat Berat, Warga Demak Berjuang Sendiri Membersihkan Lumpur 50 Cm Usai Banjir |
|
|---|
| Aksi Saling Lempar Batu saat Orkes Ricuh di Demak Lukai Dua Warga, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Viral Polisi Gendong Bocah Korban Pelemparan Batu Kericuhan Orkes di Demak |
|
|---|
| Perang Sarung di Demak, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Sabetan Parang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250721_Perbaikan-jalan-Provinsi-Jateng_1.jpg)