Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendidikan

Unnes Kirim 32 Mahasiswa Ikuti Giat KKN Internasional di Malaysia

Sebanyak 32 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) bakal mengikuti giat Internasional di Malaysia pada 28 Juli hingga 22 Agustus 2025.

istimewa
KKN UNNES - Unnes kirim 32 mahasiswa ikuti KKN Internasional di dua universitas ternama di Malaysia, di antaranya Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 32 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) bakal mengikuti giat Internasional di Malaysia pada 28 Juli hingga 22 Agustus 2025.

Dalam kegiatan Giat Internasional itu mahasiswa akan mengaplikasikan ilmunya di masyarakat sebagaimana selama ini dilakukan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). 

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Unnes dengan dua perguruan tinggi mitra, yaitu Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Sebanyak 12 mahasiswa mengikuti Giat Internasional Bersama UPSI sedangkan 20 mahasiswa mengikuti kegiatan Bersama UTM.

Baca juga: Not Angka Repvblik Jujurlah Sayang Aku Tak Mengapa, Sandiwara Cinta

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Adu Banteng Truk vs Mobil Xenia di Jalan Raya Blora-Ngawen

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unnes Zaenuri  menjelaskan bahwa Giat Internasional dirancang agar mahasiswa dapat mengaktualisasikan ilmunya di masyarakat yang lebih luas. 

“Selain itu, mereka juga dapat menjadi duta bangsa untuk mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Malaysia,” katanya. 

Mengusung slogan “Bersama Unnes giat: Membangun Dunia dari Indonesia,” kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ilmu, tetapi juga memperluas wawasan budaya, memperkuat etos kerja, serta memperkaya pengalaman mahasiswa di lingkungan global.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unnes Benny Riyanto menekankan agar mahasiswa dapat menjaga kedisiplinan dan mematuhi norma. Sesuai pepatah "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung", mahasiswa harus dapat menghormati dan menyesuaikan diri dengan masyarakat setempat. 

“Mahasiswa yang berhak mengikuti program ini merupakan mahasiswa pilihan yang memiliki prestasi dan karakter unggul,” katanya. 

Benny juga mengingatkan agar mahasiswa menjaga kedisiplinan, mematuhi norma masyarakat setempat, menjaga nama baik pribadi dan institusi, menghindari unggahan provokatif, serta menyelesaikan program dan laporan dengan sepenuh hati.

Melalui pengalaman ini, Unnes terus membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang siap membangun dunia dari Indonesia.

Sebagai dukungan terhadap mahasiswa, Unnes memberikan dukungan dana sebesar Rp10 juta kepada 10 mahasiswa terpilih. 

Selain mengirimkan mahasiswa melalui Giat Internasional, Unnes juga mengirim mahasiswa mengikuti Praktik Mengajar (PPL) di berbagai negara.

Sebanyak 32 mahasiswa dari berbagai program studi menjalani praktik mengajar di Australia, Thailand, Filipina, dan Malaysia.

Sebanyak delapan mahasiswa akan menjalani praktik mengajar di Australia, tepatnya di Braemar School dan Trinity Christian School. Sementara itu, tiga belas mahasiswa akan melaksanakan kegiatan di Malaysia, mengajar di SMK Sungai Rambai dan SMA irshadiah.

Enam mahasiswa akan menuju Thailand untuk praktik mengajar di Walailak University. Sedangkan lima mahasiswa lainnya akan mengajar di Philippine Normal University, Filipina.

Unnes menganggap pengalaman international dalam bentuk Giat dan Praktik Mengajar dinilai berharga supaya mahasiswa memiliki jejaring dan pengalaman budaya internasional. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved