Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fakta Baru Gerhana Matahari 2 Agustus, Tak Terlihat dari Indonesia

Warga Indonesia tidak akan dapat menyaksikan fenomena gerhana matahari total pada 2 Agustus mendatang...pada 2 Agustus 2027, bukan tahun ini, dan tida

Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
NASA VIA BBC INDONESIA
Ilustrasi gerhana matahari total yang terjadi ketika Matahari, Bumi dan Bulan sejajar sedemikian rupa, sehingga menghalangi sinar matahari secara penuh. 

Fakta Baru Gerhana Matahari 2 Agustus, Tak Terlihat dari Indonesia

TRIBUNJATENG.COM – Warga Indonesia tidak akan dapat menyaksikan fenomena gerhana matahari total pada 2 Agustus mendatang.

 Meskipun ramai diperbincangkan di media sosial, faktanya gerhana tersebut tidak terjadi di wilayah Indonesia, melainkan di sejumlah negara di Afrika dan Timur Tengah.

Ramainya unggahan yang mengklaim bahwa gerhana matahari total akan melintasi Indonesia pada 2 Agustus 2025 telah menimbulkan kesalahpahaman. 

Namun, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menegaskan bahwa gerhana total tersebut baru akan terjadi pada 2 Agustus 2027, bukan tahun ini, dan tidak akan bisa diamati dari Indonesia.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, membantah informasi yang beredar di media sosial. 

“Hoaks narasi yang beredar yang disebarkan oleh akun tersebut,” kata Thomas, Kamis (24/7/2025).

Gerhana matahari total yang akan terjadi dua tahun mendatang hanya akan melintasi jalur tertentu, mencakup sejumlah wilayah Afrika Utara dan sebagian Timur Tengah. 

“Gerhana matahari total pada 2027 hanya akan melintasi sebagian wilayah Afrika Utara dan Arab Saudi, dan bahkan tidak akan terlihat dari Indonesia,” ujar dia.

Beberapa negara yang akan dilalui oleh jalur totalitas gerhana matahari 2 Agustus 2027 di antaranya:

1. Spanyol


2. Gibraltar


3. Maroko


4. Aljazair


5. Tunisia


6. Libya


7. Mesir


8. Sudan


9. Arab Saudi


10. Yaman


11. Somalia

 

Di luar jalur tersebut, masyarakat di beberapa bagian Afrika dan Eropa akan melihat gerhana matahari sebagian, sementara Indonesia dan kawasan Asia Tenggara tidak akan terkena dampaknya sama sekali. 

Begitu pula dengan wilayah Amerika Utara.

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 diprediksi menjadi salah satu gerhana terpanjang dalam abad ke-21, dengan durasi totalitas mencapai 6 menit 22 detik. 

Sebagai perbandingan, gerhana terakhir yang terjadi pada 8 April 2024 hanya berlangsung selama 4 menit 28 detik.

Gerhana ini akan melintasi jalur selebar 258 kilometer dan menempuh jarak sekitar 15.227 kilometer di permukaan bumi, mencakup area seluas lebih dari 2,5 juta kilometer persegi, meski itu hanya sebagian kecil dari total luas bumi yang mencapai 510 juta kilometer persegi.


(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved