Berita Kabupaten Pekalongan
Akses Kesehatan Lebih Dekat, Desa Wonorejo Pekalongan Kini Miliki Balai Kesehatan Sendiri
Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, kini bisa menikmati pelayanan kesehatan dasar tanpa harus bepergian jauh
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, kini bisa menikmati pelayanan kesehatan dasar tanpa harus bepergian jauh.
Hal ini menyusul peresmian Balai Kesehatan Desa Wonorejo yang dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, Kamis (21/8/2025).
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pekalongan, Ali Riza, menyampaikan, apresiasi atas peresmian fasilitas tersebut.
Ia menilai, balai kesehatan desa adalah bentuk nyata infrastruktur pelayanan publik di bidang kesehatan.
Baca juga: Bupati Pekalongan Fadia Batalkan Uji Coba 5 Hari Sekolah di Kabupaten Pekalongan
"Ini bukan sekadar bangunan, tapi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang akan dijalankan oleh bidan desa dan kader posyandu."
"Bahkan ke depan, balai ini bisa menjadi pusat kegiatan kesehatan atau cek kesehatan gratis (CKG) yang terintegrasi dengan layanan puskesmas," terang Ali saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (22/8/2025).
Ia juga memastikan bahwa Pemkab Pekalongan, akan terus mendorong integrasi layanan melalui program kesehatan gratis yang sudah berjalan di wilayah kabupaten.
"Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti nyata bahwa pemerataan layanan kesehatan di daerah pedesaan terus diupayakan secara berkelanjutan," ucapnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier mengatakan, balai kesehatan tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan wakil rakyat di parlemen.
Fasilitas ini diharapkan, mampu mendekatkan dan mempercepat pelayanan kesehatan bagi warga desa.
"Alhamdulillah, balai kesehatan ini kini bisa digunakan oleh masyarakat. Semoga keberadaannya membawa manfaat besar, terutama dalam memudahkan akses kesehatan."
"Tidak perlu lagi jauh-jauh ke puskesmas atau rumah sakit," ujar Rizal Bawazier dala
Rizal juga mengapresiasi, semangat warga dan pemerintah desa yang aktif menyuarakan kebutuhan layanan kesehatan.
"Menurutnya, pembangunan fasilitas seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Wonorejo, Wahyu Andi Prasetyo Atmojo, mengungkapkan bahwa pembangunan balai kesehatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui layanan kesehatan yang lebih cepat dan terjangkau.
"Kami sudah menyiapkan satu bidan desa yang akan dibantu oleh dua kader bidan untuk bertugas setiap hari. Pelayanan akan fokus pada kebutuhan dasar seperti pemeriksaan ibu dan anak, imunisasi, serta penanganan awal gangguan kesehatan ringan,” jelas Wahyu.
Ia menambahkan bahwa untuk pengadaan alat kesehatan dan kebutuhan operasional lainnya, pemerintah desa akan mengalokasikan anggaran dari dana desa secara bertahap. (Dro)
| BPKD Kabupaten Pekalongan Genjot PBB-P2, Target Rp 28 Miliar Dikejar Hingga Akhir Tahun |
|
|---|
| Penjaringan Ketua KONI Pekalongan Resmi Dibuka, Proses Transparan Jadi Prioritas |
|
|---|
| Masuk Ritel Modern, UMKM Kabupaten Pekalongan Ditempa Melalui Pelatihan Manajerial |
|
|---|
| Mobil SPPG Tiba-tiba Hilang Kendali dan Terguling di Kesesi Pekalongan, Sopir Heran |
|
|---|
| Jelang Akreditasi, RSUD Kajen All Out Bangun Budaya Keselamatan Pasien |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250822BALAI.jpg)