Pertamina Cilacap
Laris Manis, Tak Sampai Sejam 250 Paket Sembako Kilang Cilacap Ludes
Diselenggarakan di Lapangan Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Kilang Cilacap turut ambil peran di Pasar Murah Ramadan 2026.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Selama Ramadan, masyarakat semakin gencar berbelanja kebutuhan pokok guna memastikan asupan sahur dan buka puasa tetap bisa tersaji hangat di meja makan.
Di tengah tingginya kebutuhannya tersebut, Pasar Murah Kabupaten Cilacap 2026 menjadi jembatan kepedulian, memastikan setiap masyarakat dapat merasakan keberkahan Ramadan dengan tenang dan terjangkau.
Diselenggarakan di Lapangan Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Kilang Cilacap turut ambil peran di kegiatan ini dengan menjual sembako yang harganya sangat jauh dari pasaran.
Baca juga: Energi Kebaikan Ramadan, Perwira Kilang Cilacap Berbagi Kurma untuk Warga Binaan Lapas Nusakambangan
Hanya dengan Rp50 ribu, masyarakat yang mengunjungi stand Kilang Cilacap bisa mendapat paket sembako yang berisi 3kg beras, 1 botol minyak goreng, dan 1kg gula pasir.
Masyarakat mulai memenuhi Lapangan Desa Karangkandri sejak pukul 06.30 WIB untuk mengantri.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, yang ditandai dengan kunjungannya ke setiap stand.
Bupati Cilacap menyebut Pasar Murah bukan sekadar agenda tahunan,melainkan gerakan kolektif yang menyatukan empati dan aksi nyata di bulan ramadan.
Baca juga: Kesiapan Kilang Cilacap dan Pertamina Patra Niaga RJBT dalam Penyediaan BBM Jelang Idulfitri
"Kami juga ingin pasar murah ini menjadi ruang bertemunya pemerintah dan masyarakat, memudahkan akses masyarakat untuk mengamankan kebutuhan pokok juga dan menambahkan suasana berbagi di bulan Ramadan," jelasnya.
Dari 59 stand yang berpartisipasi termasuk Kilang Cilacap, sebanyak 250 paket sembako dari Kilang Cilacap ludes terjual hanya dalam kurun waktu kurang dari satu jam.
"Kami sangat mengapresiasi antusias masyarakat yang sudah meramaikan stand kami dari tahun ke tahun, semoga tebus murah sembako Rp 50 ribu ini bisa menjadi berkah dan menambah semangat setiap warga yang sudah rela antri sejak pagi," ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan.
Masyarakat yang meramaikan stand Kilang Cilacap cukup beragam, mulai dari ibu muda, lansia, bapak-bapak bahkan para pekerja muda. Targetnya memang luas, supaya setiap keluarga punya kesempatan sama untuk merasakan manfaat program ini.
Salah satu warga asli Desa Karangkandri, Yulia (35), mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Kilang Cilacap.
"Senang sekali bisa dapet 3 macam sembako cuma Rp 50 ribu, semoga Kilang Cilacap semakin sukses, terimakasih," tutupnya. (*)
Baca juga: Nyala Energi Ramadan, Kilang Cilacap Jaga Operasi Normal 348 Ribu Barrel Perhari
| Program Mamaku Binaan Pertamina Kilang Cilacap: dari Kampung Pesisir ke Ikon Wisata |
|
|---|
| Terobosan Pertamina Kilang Cilacap Produksi LPG, Melesat lewat Optimalisasi Kilang RFCC |
|
|---|
| Pertamina Kilang Cilacap Rehab RTLH Warga: dari Retak ke Layak |
|
|---|
| Tanam Harapan, Tuai Kemandirian di Program Kalijaran MAPAN Binaan Pertamina Kilang Cilacap |
|
|---|
| Janji Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Jaga Bumi: Bersepeda-Berlari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/06032026-Kilang-Cilacap-membuka-pasar-murah-yang-menyediakan-sembako.jpg)