BENDA CAGAR BUDAYA
Ponten Ngebrusan akan Dijadikan Monumen Sanitasi Nasional
Pemkot Solo akan jadikan Ponten Ngebrusan sebagai Monumen Sanitasi Nasional
Penulis: galih permadi | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Galih Priatmojo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO- Pemkot Solo berencana menjadikan Ponten Ngebrusan, Kecamatan Banjarsari, sebagai monumen sanitasi tingkat nasional. Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan status baru terhadap bangunan kuno tersebut diharapkan mampu mendukung program pemkot dalam bidang pelestarian lingkungan.
"Kami akan meminta rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), agar ponten ini bisa menjadi monumen sanitasi. Keberadaannya bisa dijadikan salah satu bahan studi tentang sanitasi lingkungan yang sehat," terangnya, Sabtu (21/6).
Jika status baru tersebut disetujui, maka keberadaan fasilitas mandi cuci kakus (MCK) yang dibangun pada masa KGPAA Mangkunegoro VII tersebut, akan lebih diperhatikan. Apalagi Pemkot telah memutuskan untuk menyerahkan pengelolaan lokasi tersebut kepada pengurus LPMK dan perangkat Kelurahan Kestalan.
Hingga kini, Ponten Ngebrusan telah ditetapkan sebagai benda cagar budaya (BCB) melalui SK Wali Kotamadya Nomor 646/116/I/1997. Revitalisasi bangunan yang didirikan pada 1936 tersebut didanai PT Bank Jateng, melalui program corporate social responsibility (CSR). Anggaran yang dikucurkan berjumlah Rp 200 juta.
Pengerjaan proyek revitalisasi sendiri telah berlangsung sejak bulan Januari sampai Mei kemarin. Sasaran revitalisasi diantaranya adalah pembenahan fisik bangunan serta penataan lingkungan di sekitarnya. (*)