Sudah Setahun Kaswi Warga Demak Ini Masak Pakai Biogas Kotoran Sapi
Sudah Setahun Kaswi Warga Demak Ini Masak Pakai Biogas Kotoran Sapi. Lokasi reaktor biogas kotoran sapi di Desa Sidorejo, Karangawen, Demak
Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ada yang berbeda di dapur Kaswi (47) warga Desa Sidorejo, Karangawen, Demak. Kompor yang ia miliki tidak tersambung dengan tabung gas LPG. Hanya tampak paralon yang menempel di tembok dan menghubung ke kompornya.
Meski demikian ketika tuas diputar api menyala. Pipa tersebut ternyata terhubung ke reaktor yang mengolah limbah kotoran sapi di belakang rumahnya. Ia menyatakan sudah satu tahun menggunakan reaktor tersebut.
"Ada peneliti dari pemerintah yang kerjasama dengan ketua kelompok tani di sini yang kemudian membuatkan reaktor ini, makanya sudah setahun ini saya nggak beli gas LPG 3 Kg," terang pria yang juga seorang peternak sapi tersebut, Minggu (22/10/2017).
Setahun sebelumnya, ia biasa menghabiskan dua tabung gas 3 Kg dalam satu bulan. Ia pun mengaku saat ini bisa berhemat untuk menekan biaya pengeluaran kebutuhan sehari-hari.
"Apinya bagus, stabil buat masak, tidak mempengaruhi rasa masakan juga kok, tetap sama," imbuhnya.
Ia menjelaskan satu reaktor di belakang rumahnya bisa dimanfaatkan untuk setidaknya empat rumah tangga. Setiap hari ia harus mengumpulkan kotoran sapi kedalam tabung pengolahan berkapasitas delapan meter kubik.
Terpisah, ketua kelompok tani yang merupakan pemrakarsa reaktor biogas Desa Sidorejo, Darsono menambahkan telah ada 9 reaktor sudah dimanfaatkan oleh 38 KK.
"Kami masih ingin mengembangkan lagi, apalagi sudah ada tawaran dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jateng. Sayangnya, untuk menanamkan pemahaman mengenai manfaat biogas kepada rekan-rekan masih sulit," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sudah-setahun-kaswi-warga-demak-ini-masak-pakai-biogas-kotoran-sapi_20171022_184122.jpg)