Akhir Pekan Ini, PW GP Ansor Jateng Pilih Ketua Baru
Dalam kegiatan Rakerwil, dibahas beberapa capaian organisasi serta rekomendasi berbagai program kerja untuk periode kepengurusan yang akan datang.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, baru saja menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil).
Rakerwil yang digelar hari Sabtu-Minggu (28-29/10/2017), dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Kyai Parak Bambu Runcing, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.
Pada Rakerwil tersebut, dihadiri para pengurus harian atau perwakilan Pimpinan Cabang se-Jawa Tengah.
Baca: Vespa Tua Nampang di Gedung Tempat Pernikahan Anak Presiden Jokowi, Ini Maknanya
Dalam kegiatan Rakerwil, dibahas beberapa capaian organisasi serta rekomendasi berbagai program kerja untuk periode kepengurusan yang akan datang.
Selain itu, diputuskan bahwa Konferensi Wilayah (Konferwil) akan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2017, di Gedung Pertemuan Umum (GBU) Jalan Mandurejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
“Konferensi Wilayah akan digelar di Kajen, Kabupaten Pekalongan, dan akan diikuti oleh 1.540 peserta terdiri dari 35 Pimpinan Cabang dengan masing-masing 4 perwakilan, serta diikuti 409 Pimpinan Anak Cabang masing-masing 3 perwakilan,” kata Ketua PW GP Ansor Jateng, Ikhwanudin, dalam rilis kepada Tribun Jateng, Selasa (7/11/2017).
Ikhwan menjelaskan, Konferensi Wilayah merupakan forum tertinggi di tingkat wilayah atau provinsi, dengan agenda utama yaitu pemilihan ketua baru untuk masa khidmah empat tahun ke depan (2017-2012).
Sejauh ini, lanjut Ikhwan, sudah ada sedikitnya tiga nama calon yang muncul sebagai kandidat.
Calon tersebut yakni, Wahidin Said (kader dari Kendal), Sholahuddin Aly (kader dari Jepara) dan Fahsin M Faal (kader dari Demak).
Menurut Ikhwan, secara umum persyaratan seseorang untuk dapat berkompetisi adalah yang bersangkutan harus benar-benar kader Ansor dan berprestasi.
Baca: Jalan Dekat Pembangunan Proyek Sirkuit Mijen Berlubang, Warga: Pak Hendi, Jalannya Diperbaiki
Yang bersangkutan juga harus memenuhi persyaratan administrasi dan syarat lain yang telah ditentukan dalam peraturan organisasi.
“Prinsipnya, mereka yang sudah menempuh jenjang kaderisasi tertinggi, yakni Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) berhak untuk mengajukan diri menjadi kandidat/calon ketua,” tegas Ikhwan.