Di USM, Pintu Ruang Dosen Bisa Dibuka Jika Makan Permen Zupermen
Kondisi atau insight yang menjadi pengalaman beberapa mahasiswa tersebut pun dibidik Inunk, Ketua kelompok produk permen Zupermen
Penulis: deni setiawan | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada sebagian stigma mahasiswa, apabila masuk ke ruang dosen apalagi pejabat struktural di perguruan tinggi menjadi momok tersendiri pada mereka.
Dibutuhkan kesiapan mental agar dapat menemui dosen atau pejabat di dalam ruangan.
Jangan sampai salah berucap apalagi tidak sesuai yang diharapkan sejak awal.
Kondisi atau insight yang menjadi pengalaman beberapa mahasiswa tersebut pun dibidik Inunk, Ketua kelompok produk permen Zupermen, untuk menampilkan karya kreatifnya berbentuk audio visual
(iklan) sebagai bagian tugas akhir matakuliah Manajemen Produksi Iklan yang diampu Errika Dwi Setya Wati.
Tugas akhir para mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (FTIK USM) tersebut pun dikampanyekan di Gedung M Kompleks Kampus USM Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Tlogosari Kulon KecamatanPedurungan Kota Semarang, Senin (10/12/2018).
Karya iklan yang disajikan Inunk bersama rekan satu kelompoknya adalah ambient ads.
Menyulap pintu masuk ruang dosen maupun pejabat struktural kampus menjadi pintu bergembok.
Pintu tersebut hanya bisa dibuka ketika seseorang makan permen Zupermen.
“Dan itu adalah gambaran satu dari lima kelompok project iklan dari matakuliah Manajemen Produksi Iklan. Kelima kelompok itu berkompetisi menghasilkan karya kampanye iklan yang paling menarik,” kata Errika.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (10/12/2018), Errika menerangkan, secara umum karya iklan seluruh kelompok mampu membuat suasana kampus menjadi lebih berwarna, tampak
segar, dan hingar-bingar.
Suasana pembelajaran akademik pun menjadi lebih fun serta menarik.
“Mulai dari pintu, lantai, hingga tangga seolah-olah disulap para mahasiswa kami menjadi media iklan. Seluruh yang ada di gedung seakan-akan mampu dihubungkan oleh mereka dengan produk yang sedang diiklankan,” terangnya.
Errika menambahkan, setidaknya ada 3 konsep produksi rangkaian iklan yang dibuat kemudian dikampanyekan oleh mereka.
Antara satu dengan lainnya dapat menjadi satu produk kampanye yang efektif. Yakni mulai dari iklan Above the Line, Below the Line, dan Ambient Ads.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bagi-mereka-masuk-ruang-dosen-apalagi-ruang-struktural-membutuhkan-kesiapan-mental-yang-ekstra.jpg)