Warung Sepanjang Jalan Tembus Batang-Dieng Mulai Menjamur, Ternyata Ini Sebabnya
Pasalnya di sejumlah titik, di mana jalan-jalan pelosok diperbaiki banyak warga membuka warung makan ataupun kedai kopi.
Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Peningkatan akses jalan yang dilakukan oleh Pemkab Batang, membuat perekonomian masyarat meningkat.
Pasalnya di sejumlah titik, di mana jalan-jalan pelosok diperbaiki banyak warga membuka warung makan ataupun kedai kopi.
Seperti di jalan Kecamatan Blado menuju perbatasan Kabupaten Banjarnegara. Yang dahulu jarang ditemui warung, kini justeru menjamur.
Warga pun menyambut baik adanya perbaikan yang jalan yang dilakukan oleh Pemkab Batang.
“Saya baru membuka warung sebulan ini, karena jalan menuju Dieng yang melintas di Batang sangat ramai dilalui pengguna jalan,” kata Tulus (44) warga Desa Gerlang Kecamatan Blado, Sabtu (6/7/2019).
Dilanjutkannya, tak hanya dirinya yang membuka warung, bahkan warga di Desa Kali Tengah yang terletak di bawah desanya banyak yang membuka warung makan.
“Kalau akhir pekan saya sampai membuka dua warung, yang satu dijaga istri saya. Karena di jalur ini banyak sekali yang melintas, jadi tak jarang pengguna jalan singgah untuk beristirahat dalam perjalanan,” tuturnya.
Sementara itu, Wawan Susanto (29) warga lainnya menuturkan, setiap akhir pekan banyak anak muda melintas untuk menuju ke Dieng.
“Kadang rombongan anak muda yang akan naik Gunung Perahu, kadang keluarga yang menggunakan mobil menuju ke Dieng. Sekarang sangat ramai dan warga banyak membuka warung sepanjang jalan menuju Dieng daei Batang,” paparnya.
Ditambahkannya, tak jarang kemacetan terjadi saat akhir pekan karena ramainya pengguna jalan.
“Baru kali ini jalan di desa kami sampai macet. Biasanya kemacetan terjadi karena ada kendaraan mogok tak kuat menanjak, atau truk yang membawa bahan perbaikan jalan sedang menurunkan materialnya,” tambahnya.(Laporan Wartawan Tribun Jateng/ Budi Susanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepadatan-arus-lalulintas-di-jalan-penghubung-batang-menuju-dieng.jpg)