Berita Semarang
Jalan Gajah Raya Semarang Ditutup 2 Bulan, Masyarakat Diharapkan Cari Jalan Alternatif
Jalan Gajah Raya Kota Semarang akan ditutup selama dua bulan karena adanya proyek.
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jalan Gajah Raya Kota Semarang akan ditutup selama dua bulan.
Hal itu dikarenakan adanya proyek pembongkaran dan betonisasi untuk peningkatan ruas jalan tersebut.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan kota Semarang, dari hasil rapat yang sudah dua kali dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, penutupan Jalan Gajah Raya akan dilakukan dari (9/9/2022) sampai (7/11/2022).
"Jadi kurang lebih 2 bulan pengerjaan," katanya melaui whatapps, Selasa (13/9/2022)
Dirinya menjelaskan, dalam menutup jalan tersebut Dinas perhubungan kota Semarang tidak melakukan secara sendirian.
"Untuk pelaksanaan dilapangan memang dilakukan penutupan ruas jalan nah itu akan dilaksanakan bersama-sama dengan jajaran satlantas polrestabes semarang," jelasnya
Ia mengatakakan, Peningkatan ruas Jalan Gajah Raya bertujuan untuk mengurangi genangan air di jalan yang biasa terjadi saat hujan.
"Ini salah satu upaya dari pemerintah kota semarang untuk melakukan peningkatan ruas jalan di Jalan Gajah agar bisa semakin baik dan dampaknya yang diharapkan bisa mengurangi genangan di saat hujan deras seperti itu," paparnya
Ia mengungkapkan, selama penutupan Jalan Gajah Raya, masyarakat yang berdomisili dikawasan terdampak tersebut, masih dapat melewatinya.
"Masih bisa yah jalan dilewati walaupun itu sebagian ruas," ucapnya
Lanjutnya, sedangkan untuk Jalan Medoho yang dilakukan satu arah, masih bisa mengunakan jalan alternatif lain.
"Misalnya, Jalan Alteri Soekarno Hatta, jadi tidak lewat medoho, melalui Jalan Supriyadi dan jalan-jalan disekitarnya, saya kira ini sementara satu arah di medoho ini terkait dengan peningkatan atau penutupan di Jalan Gajah," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sengketa-tanah-cebolok-2.jpg)