Berita Semarang
Melihat Ratusan Manuskrip Kuno di UIN Walisongo Semarang, Ada Lontar Hingga Primbon Jawa
UIN Walisongo Semarang kini memiliki ratusan koleksi manuskrip kuno yang dipajang di gedung Walisongo Center.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - UIN Walisongo Semarang kini memiliki ratusan koleksi manuskrip kuno yang dipajang di gedung Walisongo Center.
Gedung itu dulunya perpustakaan kampus yang disulap menjadi tempat pameran koleksi manuskrip kuno.
Terdapat sekitar puluhan naskah asli yang ada di Walisongo Center.
Mulai dari medium lontar, kertas daluang, kertas biasa, maupun kertas produksi Eropa.
Baca juga: UIN Walisongo Siap Menyambut Ribuan Peserta AICIS 2024
Baca juga: Membanggakan 54 Dosen dan Mahasiswa UIN Walisongo Terpilih di AICIS 2024
Sisanya, hasil duplikat dan hibah dari masyarakat
Ada juga naskah manuskrip dengan aksara Sasak, Lombok, Bali, Arab Pegon hingga Jawa.
Koleksi lainnya berupa manuskrip lontar cerita Ramayana dan warige kalender khas penanggalan masyarakat bali.
Walisongo Center juga memiliki koleksi duplikat Mushaf Sana'a dari Yaman yang berasal dari abad 7-8 dengan gaya tulisan yang belum banyak mengenal harakat.
Naskah itu terpampang dalam etalase yang dilengkapi dengan keterangan pembuat dan jenisnya.
Penanggung jawab Walisongo Center, Anasom menerangkan Walisongo Center dibangun untuk mengingat perjalanan islam dari segi sanad keilmuan islam sejak zaman Rasulullah hingga sekarang.
Selain itu, tempat ini menjadi wujud implementasi pelaksanaan visi misi UIN Walisongo Semarang tentang revitalisasi kearifan lokal.
"Walisongo Center juga menjadi wadah edukasi sejarah Walisongo dan Islam nusantara," kata Anasom ditemui di Walisongo Center, Jumat (2/2/2024).
Anasom menyebut, Walisongo Center memiliki fungsi sebagai museum, kajian, laboratorium, dan rekreatif.
Dalam misi penyelamatan naskah kuno tulisan tangan tersebut, Walisongo center berhasil mengumpulkan lebih dari 60-an manuskrip dalam berbagai bidang tema dan ilmu.
"Jika digabung dengan manuskrip hibah masyarakat dan hasil koleksi telah mencapai ratusan," imbuhnya.
| Di Balik PROPER Hijau PLN Tambak Lorok, Ada Upaya Senyap Menjaga Lingkungan dan Mengubah Wajah Desa |
|
|---|
| Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Dialog Nasional Terkait MBG, Tiga SPPG Jadi Percontohan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 9 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam Tawuran Remaja Bawa Kayu 3 Meter di Semarang |
|
|---|
| Respons Wali Kota Semarang Soal Wacana Relokasi Warga Tanah Gerak Jangli |
|
|---|