Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Melihat Ratusan Manuskrip Kuno di UIN Walisongo Semarang, Ada Lontar Hingga Primbon Jawa 

UIN Walisongo Semarang kini memiliki ratusan koleksi manuskrip kuno yang dipajang di gedung Walisongo Center.

|

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - UIN Walisongo Semarang kini memiliki ratusan koleksi manuskrip kuno yang dipajang di gedung Walisongo Center.

Gedung itu dulunya perpustakaan kampus yang disulap menjadi tempat pameran koleksi manuskrip kuno.


Terdapat sekitar puluhan naskah asli yang ada di Walisongo Center.

Mulai dari medium lontar, kertas daluang, kertas biasa, maupun kertas produksi Eropa.

Baca juga: UIN Walisongo Siap Menyambut Ribuan Peserta AICIS 2024

Baca juga: Membanggakan 54 Dosen dan Mahasiswa UIN Walisongo Terpilih di AICIS 2024

Sisanya, hasil duplikat dan hibah dari masyarakat


Ada juga naskah manuskrip dengan aksara Sasak, Lombok, Bali, Arab Pegon hingga Jawa.


Koleksi lainnya berupa manuskrip lontar cerita Ramayana dan warige kalender khas penanggalan masyarakat bali. 


Walisongo Center juga memiliki koleksi duplikat Mushaf Sana'a dari Yaman yang berasal dari abad 7-8 dengan gaya tulisan yang belum banyak mengenal harakat. 


Naskah itu terpampang dalam etalase yang dilengkapi dengan keterangan pembuat dan jenisnya.


Penanggung jawab Walisongo Center, Anasom menerangkan Walisongo Center dibangun untuk mengingat perjalanan islam dari segi sanad keilmuan islam sejak zaman Rasulullah hingga sekarang.


Selain itu, tempat ini menjadi wujud implementasi pelaksanaan visi misi UIN Walisongo Semarang tentang revitalisasi kearifan lokal.


"Walisongo Center juga menjadi wadah edukasi sejarah Walisongo dan Islam nusantara," kata Anasom ditemui di Walisongo Center, Jumat (2/2/2024). 


Anasom menyebut, Walisongo Center memiliki fungsi sebagai museum, kajian, laboratorium, dan rekreatif. 


Dalam misi penyelamatan naskah kuno tulisan tangan tersebut, Walisongo center berhasil mengumpulkan lebih dari 60-an manuskrip dalam berbagai bidang tema dan ilmu. 


"Jika digabung dengan manuskrip hibah masyarakat dan hasil koleksi telah mencapai ratusan," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved