Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebumen

Indonesia Tambah Daftar Geopark Global, Target 17 Lokasi pada 2029

Geopark Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif dengan penambahan status UNESCO Global Geopark (UGGP). 

Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Budi Susanto
Pembukaan Rapat Koordinasi Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) yang digelar di Trio Azana Style Hotel Kebumen, Kamis (5/12/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Geopark Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif dengan penambahan status UNESCO Global Geopark (UGGP). 

Salah satu yang terbaru adalah Geopark Gunungsewu, yang membentang di Jatim, Wonogiri, dan Gunungkidul DIY, telah menyandang status UGGP sejak Mei 2024 dengan pencapaian Greencard.

Geopark Kebumen juga menjadi sorotan karena sedang dalam proses menuju UGGP dan telah mendapatkan persetujuan UNESCO di Vietnam. 

Selain itu, Geopark Dieng kini tengah diusulkan sebagai Geopark Nasional, sementara Geoheritage lainnya terus berkembang di wilayah Klaten, Blora, dan Bumiayu Brebes. 

"Geopark menjadi warisan berharga yang mencakup nilai arkeologi, ekologi, dan budaya, serta menjadi potensi ekonomi bagi masyarakat setempat," kata Kepala Dinas ESDM Jateng, Boedyo Dharmawan saat menghadiri Rapat Koordinasi Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) di Trio Azana Style Hotel Kebumen, Kamis (5/12/2024).

Adapun Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, Vivi Yulaswati, mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia memiliki 12 geopark berstatus UGGP, termasuk Geopark Batur dan Geopark Belitong yang berhasil mempertahankan statusnya dalam sidang UNESCO September lalu. 

"Kami juga menyambut Geopark Kebumen dan Geopark Meratus sebagai tambahan baru dalam daftar unggulan," ujar Vivi.

Ke depan, Indonesia menargetkan peningkatan status satu geopark ke UGGP setiap tahunnya, dengan harapan mencapai 17 UGGP pada 2029. 

“Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan untuk melindungi, mengelola, dan mempromosikan geopark kita. Ini bukan hanya soal pelestarian, tetapi juga pemberdayaan masyarakat,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved