Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Diskusi Pengembangan Jawa Selatan: Fokus Maritim, Pertanian, dan Pariwisata

FGD Pengembangan Kawasan Jawa Selatan membahas strategi maritim, pertanian, dan pariwisata untuk menjadikan Jasela.

Intan Aulia Naharwati
FGD Pengembangan Kawasan Jawa Selatan membahas strategi maritim, pertanian, dan pariwisata untuk menjadikan Jasela sebagai kawasan pengembang yang signifikan. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengembangan Kawasan Jawa Selatan Menuju Indonesia Emas" diselenggarakan di Ruang Meeting UMNU Kebumen, Sabtu (25/1/2025).

Diskusi ini menghadirkan Dr. Abdul Kholik, anggota DPD RI Dapil Jawa Tengah, dan Dr. Imam Satibi, Rektor UMNU Kebumen, sebagai narasumber.

Dalam forum ini, Abdul Kholik menyoroti sejumlah permasalahan utama yang dihadapi kawasan Barlingmascakebpurwo (Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Wonosobo).

"Overpopulasi, kemiskinan, ketergantungan pada produk ekspor, dan minimnya produk unggulan lokal menjadi tantangan utama kawasan Jawa Selatan," ujar Abdul Kholik.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Abdul Kholik mengusulkan tiga skema pengembangan utama: maritim-kelautan, pertanian, dan pariwisata.

"Skema ini diharapkan dapat menjadikan kawasan Jasela bukan hanya sebagai penunjang, tetapi sebagai pengembang yang berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi," tambahnya.

Kholik juga menekankan pentingnya akselerasi pembangunan melalui tiga poros kawasan di Jawa Tengah, yaitu Jateng-Utara (Semarang), Jateng-Selatan (Purwokerto atau Kebumen), dan Jateng-Timur (Solo Raya).

"Kolaborasi antardaerah dan integrasi dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, seperti Yogyakarta dan Solo, dapat mempercepat pengembangan kawasan Jasela," jelasnya.

Menurut Kholik, kebijakan berbasis kolaborasi dan program-program strategis sangat diperlukan untuk memaksimalkan potensi Jasela, sekaligus mengatasi tantangan pembangunan di kawasan tersebut.

"Jasela hanya membutuhkan status yang tepat untuk memulai akselerasi pembangunan dan mencapai tujuan mensejahterakan masyarakat," tutupnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved