Berita Cilacap
Banjir Genangi Kawunganten Cilacap, Puluhan Rumah Warga Terdampak
Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap pada Senin, 18 Agustus 2025
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap pada Senin, 18 Agustus 2025 malam mengakibatkan banjir di wilayah tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Budi Setyawan menjelaskan, hujan mulai turun sejak pukul 17.30 WIB dengan intensitas tinggi.
"Curah hujan yang lebat membuat aliran sungai di wilayah Kawunganten meluap dan menggenangi beberapa titik," kata Budi, Selasa (19/8/2025).
Menurutnya, puncak banjir terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, di mana air sudah meluas ke jalan raya, pemukiman warga, hingga fasilitas umum.
Di Jalan Raya Kubangkangkung, genangan air setinggi 20 sentimeter merendam 20 rumah, meski kemudian surut pada pukul 23.00 WIB.
Jalan Raya Pasar Kawunganten juga ikut terendam dengan ketinggian air 10 sentimeter sebelum surut pada malam yang sama.
Sementara di depan SMPN 2 Kawunganten, genangan mencapai 20 sentimeter dan baru surut sekitar pukul 02.00 WIB.
"Puskesmas Kawunganten juga sempat terendam dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter, dan baru benar-benar surut menjelang dini hari," ujarnya.
Budi menyebutkan, genangan paling tinggi terjadi di Dusun Tegalanyar, Desa Kalijeruk dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter dan merendam 40 rumah.
Selain itu, Jalan Kalijeruk-Cilemba tergenang hingga 50 sentimeter, sementara di Dusun Tanjungsari Mentasan sembilan rumah ikut terdampak dengan ketinggian air 20 sentimeter.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, banjir sempat membuat panik warga karena air meluap cukup cepat.
"Untuk saat ini kerusakan fasilitas umum, rumah warga, dan lahan pertanian masih dalam pendataan," jelas Budi.
Ia juga mengingatkan masyarakat tetap siaga mengingat potensi banjir susulan masih bisa terjadi bila intensitas hujan kembali tinggi.
"Secara geografis Kawunganten berada di cekungan, jadi sangat rawan genangan saat hujan deras," pungkasnya. (ray)
| Perceraian di Cilacap Capai 6.647 Perkara Sepanjang 2025, Pernikahan Dini Picu Lonjakan Kasus |
|
|---|
| Yayasan Berkonflik Bikin Ratusan Siswa SMP Pemda 2 Kesugihan Cilacap Tak Dapat Rapor |
|
|---|
| Waspada! Gelombang Setinggi 4 Meter Mengancam Perairan Selatan Jateng hingga 11 Januari |
|
|---|
| "Aku Pulang Bu": Kisah Bocah Kelas 1 SD Hilang Selama 32 Tahun Karena Nekat Naik Kereta di Cilacap |
|
|---|
| Cilacap Krisis Anggaran: Bergantung 68 Persen pada Pusat, APBD 2026 Kini Defisit Rp121 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250819_banjir-cilacap.jpg)