Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

6.708 ATS Banyumas Kembali Terjangkau Pendidikan, Tantangan Terbesar Ada di Usia SMA

Upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) menunjukkan hasil signifikan

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
ANAK TIDAK SEKOLAH - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, saat Rapat Koordinasi Progres Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Kabupaten Banyumas, Selasa (9/6/2026) di Pendopo Si Panji. Bupati menegaskan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) harus melibatkan seluruh pihak yang dekat dengan anak dan keluarga. 

6.708 ATS Banyumas Kembali Terjangkau Pendidikan, Tantangan Terbesar Ada di Usia SMA

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) menunjukkan hasil signifikan. 

Dari total 7.178 anak usia sekolah yang terdata sebagai ATS, sebanyak 6.708 anak atau 93,45 persen telah berhasil ditangani. 

Hal itu berkat Program Pasti Sekolah dan aplikasi Sistem Informasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (SIPATAS).

Namun di balik capaian tersebut, masih tersisa 470 anak yang membutuhkan perhatian serius. 

Sebanyak 397 anak masih dalam proses penanganan, sedangkan 73 anak lainnya belum tertangani dan masih dalam tahap pelacakan serta verifikasi ulang.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) harus melibatkan seluruh pihak yang dekat dengan anak dan keluarga.

Hal itu disampaikan bupati dalam Rapat Koordinasi Progres Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Kabupaten Banyumas, Selasa (9/6/2026) di Pendopo Si Panji.

"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang layak.

Saya mendukung keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan dalam waktu dekat, Kabupaten Banyumas akan menambah 15 PKBM baru untuk memperluas akses pendidikan nonformal bagi masyarakat," kata bupati kepada Tribunbanyumas.com. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri menyebut penanganan ATS menjadi salah satu agenda strategis Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Terutama untuk memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang layak.

Program tersebut tidak hanya ditujukan meningkatkan angka partisipasi sekolah, tetapi juga menekan berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, perkawinan usia anak, pengangguran usia muda, hingga masalah sosial lainnya.

Melalui aplikasi SIPATAS, Dinas Pendidikan bersama perangkat wilayah, penilik, satuan pendidikan, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), melakukan pendataan, verifikasi, dan intervensi terhadap anak-anak yang terindikasi tidak sekolah.

Berdasarkan pemutakhiran data per 8 Juni 2026, jumlah data dasar anak yang tercatat dalam sistem SIPATAS mencapai 15.458 anak.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved