Berita Cilacap
PT Erela Support Operasi Katarak Gratis, 20 Warga Cilacap Kini Bisa Melihat Lebih Jelas
Sebanyak 20 pasien yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan akibat katarak mendapatkan kesempatan menjalani operasi gratis
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: muslimah
PT Erela Support Operasi Katarak Gratis, 20 Warga Cilacap Kini Bisa Melihat Lebih Jelas
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Harapan untuk kembali melihat dengan jelas terpancar dari wajah puluhan warga saat mengikuti operasi katarak gratis yang digelar di Klinik Utama Mata Cahaya Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Minggu (14/6/2026).
Program bakti sosial kesehatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Erlangga Edi Laboratories (Erela), Klinik Utama Mata Cahaya, dan Perdami Jawa Tengah.
Sebanyak 20 pasien yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan akibat katarak mendapatkan kesempatan menjalani tindakan operasi tanpa dipungut biaya dengan metode modern yang minim sayatan dan mempercepat proses pemulihan.
Direktur Klinik Utama Mata Cahaya, Daryono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian berbagai pihak dalam membantu menekan angka kebutaan akibat katarak yang masih ditemukan di wilayah Cilacap bagian barat.
"Kami ingin masyarakat yang selama ini terkendala biaya bisa memperoleh layanan operasi katarak yang aman dan berkualitas sehingga kualitas hidup mereka kembali meningkat," ujarnya.
Menurut Daryono, operasi dilakukan menggunakan dua teknik, yakni phacoemulsification yang hanya memerlukan lubang sangat kecil tanpa jahitan serta metode SICS yang menggunakan sayatan minimal sehingga pasien dapat pulih lebih cepat dibandingkan teknik konvensional.
"Kemajuan teknologi memungkinkan operasi berlangsung lebih nyaman dengan luka yang sangat kecil sehingga pasien tidak perlu khawatir menjalani tindakan ini," katanya.
Camat Gandrungmangu, Fathan Adhy Chandra menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya.
"Sinergi antara dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan pemerintah seperti ini sangat penting untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi warga," tuturnya.
Salah seorang peserta operasi, Siti Fatimah, warga Desa Bulaksari, mengaku lega setelah akhirnya mendapatkan kesempatan menjalani operasi katarak yang selama ini tertunda akibat keterbatasan biaya.
"Saya sudah bertahun-tahun melihat samar-samar dan sempat mengurungkan niat operasi karena biayanya tidak terjangkau, sehingga program gratis ini menjadi kesempatan yang sangat saya syukuri," ungkapnya.
Ia mengaku proses operasi berlangsung jauh lebih cepat dan nyaman dari yang dibayangkan, bahkan rasa sakit yang dikhawatirkan sebelumnya hampir tidak dirasakan selama tindakan berlangsung.
"Ternyata operasinya singkat dan tidak sesakit yang saya bayangkan sehingga saya merasa lebih tenang setelah menjalaninya," katanya.
Sementara itu, Product Manager PT Erela, Andriani Tjahyaningsih Larosa, menjelaskan bahwa dukungan terhadap operasi katarak gratis telah menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan mata yang lebih baik.
"Hingga tahun ini kami telah mendukung sekitar seribu operasi mata katarak di berbagai daerah dan berharap semakin banyak masyarakat yang bisa kembali melihat dengan jelas," jelasnya.
Andriani menambahkan dipilihnya Klinik Utama Mata Cahaya sebagai lokasi kegiatan karena fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan mata di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya membantu pasien mendapatkan pengobatan, tetapi juga memperkuat layanan kesehatan mata agar semakin mudah dijangkau masyarakat," pungkasnya. (ray)
| Harga Pertamax Melonjak, Warga Cilacap Mulai Lirik Pertalite untuk Tekan Pengeluaran |
|
|---|
| UPDATE Pembangunan Sekolah Rakyat di Cilacap, Tahun Pertama Terima 270 Siswa |
|
|---|
| Program Vokasi Berdampak, LAZ Amal Bunda Raih Penghargaan dari Disnakerin Kabupaten Cilacap |
|
|---|
| BREAKING NEWS Tempat Pengasapan Kopra di Cilacap Terbakar, Saat Ditinggal Ambil Kayu Bakar |
|
|---|
| Seluruh Jemaah Haji Cilacap Tuntaskan Puncak Ibadah di Tanah Suci, Bersiap Tinggalkan Makkah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260615_CILACAP2.jpg)