Berita Banyumas
Pasar Ajibarang Dipilih Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Berbasis KSM di Banyumas
Pasar Ajibarang dipilih menjadi lokasi pilot project atau proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis Kelompok
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pasar Ajibarang dipilih menjadi lokasi pilot project atau proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di lingkungan pasar tradisional di Kabupaten Banyumas.
Pemilihan Pasar Ajibarang bukan tanpa alasan.
Selain menjadi hasil diskusi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas dengan paguyuban pedagang pasar, usulan tersebut juga datang langsung dari pihak paguyuban pasar.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, Arif Sugiono, mengatakan telah melakukan serangkaian diskusi dengan paguyuban pedagang pasar terkait pembentukan KSM pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional.
"Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang di pasar-pasar, kemarin terakhir kami sudah diskusi dengan para paguyuban pedagang pasar.
Kemudian kesimpulannya akan ada pilot proyek satu pasar, kemudian Ajibarang dipilih," kata Arif Sugiono kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (16/6/2026).
Menurut Arif, awalnya DLH Banyumas menawarkan beberapa pasar sebagai lokasi percontohan.
Namun dalam pembahasan bersama, paguyuban pasar justru mengusulkan Pasar Ajibarang sebagai lokasi yang dinilai siap untuk memulai program tersebut.
Baca juga: Begini Nasib 2 Lurah Viral Digerebek Warga Pesta Miras Bareng 2 Wanita Panggilan di Kantor Kelurahan
"Dipilih Ajibarang karena kemarin usulan dari paguyuban pasar sendiri.
Kami sempat tawarkan ada beberapa pasar, kami mengusulkan ada beberapa pasar.
Tapi dari paguyuban pasar mengusulkan satu yaitu di Ajibarang," jelasnya.
Sementara itu, Pasar Manis Purwokerto belum masuk dalam tahap awal pelaksanaan program tersebut.
Meski demikian, DLH Banyumas membuka peluang bagi pasar lain yang ingin terlibat dalam program pengelolaan sampah berbasis KSM pada tahap berikutnya.
"Pasar Manis belum masuk, mungkin tahap berikutnya.
Tapi kami selalu terbuka, pasar manapun kami siapkan," ujarnya.
Arif mengatakan saat ini pihaknya juga tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang pengelolaan sampah di pasar.
Selain itu, DLH Banyumas sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak yang berpotensi memberikan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
"Sambil kami juga mempersiapkan sarana-prasarananya dan sedang berkomunikasi dengan beberapa pihak yang mungkin bisa support dari CSR untuk penguatan pengelolaan sampah di pasar ini," katanya.
DLH Banyumas menargetkan pembentukan KSM pasar dapat segera direalisasikan.
Namun, pelaksanaannya masih menyesuaikan dengan proses penganggaran yang sedang berjalan.
"Akan diusahakan secepatnya KSM pasar. Karena itu juga terkait dengan perubahan anggaran.
Mungkin menunggu anggaran perubahan juga, nanti kami menunggu dari Dinas Perdagangan. Kalau sudah, eksekusinya mungkin maksimal pada saat perubahan anggaran," pungkasnya. (jti)
| Fakta Sadis Pembunuhan 2 Wanita Pakai Palu di Banyumas, Pelaku Masih Sempat Foto Para Korban |
|
|---|
| Siap Digelar 27 Juni, BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Padukan Musik Estetis dan Promosi Wisata Alam |
|
|---|
| Sadisnya Pembunuhan Dua Wanita di Banyumas: Nenek Tewas Usai Salat, Selanjutnya Rekan Pelaku |
|
|---|
| Berlaku Mulai Hari Ini, Jembatan Serayu Banyumas Ditutup, Berikut Jalur Alternatifnya |
|
|---|
| Mulai Ditutup, Jembatan Serayu Banyumas Tak Bisa Dilintasi Semua Kendaraan, Ini Jalur Alternatifnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260616_Arif-Sugiono.jpg)