Berita Blora
Wabup Blora Tinjau Progres Pembangunan Pasar Ngawen, Pastikan Rampung Sesuai Target
Dengan anggaran sebesar Rp30 Miliar, pasar tersebut dibangun kembali dan diupayakan akan rampung Juni 2026 mendatang.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Masih ingat Pasar Ngawen Blora yang terbakar pada 9 Januari 2024 lalu dengan kerugian mencapai Rp30,69 miliar?
Sejak November 2025, dengan anggaran dari APBN sebesar Rp30 Miliar, pasar tersebut dibangun kembali dan diupayakan akan rampung Juni 2026 mendatang.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini meninjau langsung progres pembangunan kembali Pasar Ngawen itu, Rabu (11/2/2026).
Baca juga: Rigid Beton Rusak di Jalan Kunduran-Ngawen-Blora Segera Dibongkar dan Diganti, Anggaran Rp 1,9 M
Hal itu dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, lancar, dan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Dalam kunjungan yang didampingi Asisten Sekda Blora, jajaran OPD terkait itu, hadir perwakilan Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR, yang dipimpin Kasubdit Wilayah II Direktorat IDPPKOSB Ditjen Prasarana Strategis, Dendy Kurniadi.
Dalam kesempatan itu, Dendy Kurniadi menyampaikan bahwa progres pembangunan terus dikebut agar dapat selesai lebih cepat dari jadwal kontrak.
“Kami menargetkan saat libur hari raya atap bangunan sudah terpasang, dan pembangunan pasar dapat selesai pada Juli 2026. Bahkan kami upayakan bisa selesai pada Juni agar masyarakat dapat segera memanfaatkan pasar saat musim libur sekolah,” ujar Dendy.
Dia menyampaikan, selain pembangunan gedung pasar, proyek juga mencakup penanganan persoalan genangan air di permukiman sekitar pasar.
Nantinya akan dibangun saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
"Ternyata saat musim hujan kampung sebelah pasar sering tergenang air, kita buatkan saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai," jelasnya.
Sementara itu saat melakukan kunjungan langsung di lapangan, Wabup Sri Setyorini menegaskan, pentingnya koordinasi antar pihak agar setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan tanpa menghambat progres pembangunan.
“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan baik dan lancar. Jika ada kendala, segera dikomunikasikan dan disinkronkan agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu,” pesannya kepada pelaksana proyek.
Diketahui, Pasar Ngawen yang terbakar 9 Januari 2024 lalu itu dibangun kembali menggunakan anggaran APBN sebesar Rp30 miliar dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 240 hari kalender atau sekitar 8 bulan.
Pembangunan dimulai pada pertengahan November 2025 dan ditargetkan rampung pada Juli 2026 sesuai kontrak kerja.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemadatan tanah, pendirian tiang struktur utama bangunan, pengecoran lantai, serta pembangunan saluran air bersih dan saluran pembuangan. (Iqs)
Baca juga: Baru Jalan 10 Hari Langsung Mandek, Pembangunan Gedung KKMP Kunden Blora Terkendala Izin
| Tebang Pilih Kasus ASN Blora: Oknum Guru Genit Dicopot, 2 Kepala Puskesmas Selingkuh Masih Berkuasa |
|
|---|
| Ribuan Peserta BPJS PBI di Blora Masih Berstatus Nonaktif, DPRD Usul SKTM |
|
|---|
| DPRD Blora Desak 2 Kepala Puskesmas Terjerat Isu Perselingkuhan Diberhentikan Sementara |
|
|---|
| Nasib Guru yang Genit ke Siswi SMP Lewat Chat Tak Lagi Mengajar, Ini Tempat Kerja yang Baru |
|
|---|
| Efisiensi, Program Bantuan Rumah Baru di Blora ke Warga Terdampak Bencana hanya Dianggarkan 3 Unit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260211_progres-pembangunan-Pasar-Ngawen.jpg)