Berita Blora
Sapi Berbobot 1 Ton dari Japah Blora Mulai Diburu Pembeli Jelang Iduladha
Menjelang Hari Raya Iduladha, aktivitas peternakan sapi di Desa Beganjing, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, semakin meningkat.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Menjelang Hari Raya Iduladha, aktivitas peternakan sapi di Desa Beganjing, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, semakin meningkat.
Sapi-sapi berukuran jumbo mulai dipersiapkan untuk kebutuhan hewan kurban dan dipasarkan hingga ke luar kota, terutama Jakarta.
Baca juga: Sapi PO Kebumen Diusulkan Untuk Pengadaan Hewan Kurban Dari Presiden
Anggota tim pemasaran peternakan di Desa Beganjing, Sugiwati, mengatakan bahwa sapi-sapi yang dirawat merupakan ternak unggulan yang memang disiapkan khusus untuk momen Idul Adha.
"Ini sapi-sapi jumbo, biasanya untuk kurban. Selama ini kami banyak kirim ke luar kota, seperti Jakarta," terangnya, Kamis (30/4/2026).
Lebih lanjut, pihaknya menambahkan, dirinya hanya terlibat dalam pemasaran saat musim Iduladha.
Untuk operasional harian, sudah ada tim khusus yang menangani perawatan dan distribusi ternak.
"Saya ikut sebagai tim pemasaran hanya saat musim Iduladha. Kalau sehari-hari sudah ada tim tersendiri," terangnya.
Meski identik dengan pekerjaan laki-laki, Sugiwati mengaku tidak merasa takut menangani sapi berukuran besar karena sudah terbiasa hidup di lingkungan desa yang dekat dengan hewan ternak.
Sementara itu, pemilik peternakan sapi di Desa Beganjing, Kasno, mengatakan bahwa permintaan sapi jumbo dari Jakarta, khususnya Jakarta Utara, terus meningkat setiap tahunnya.
Hal ini membuat dirinya fokus membesarkan sapi hingga mencapai bobot mendekati satu ton.
"Insyaallah saya kirim ke Jakarta Utara tahun ini. Untuk persiapan Iduladha 2026, kami memang terbiasa memelihara sapi sampai ukuran jumbo karena banyak pesanan dari sana," kata Kasno.
Menurutnya, sapi dengan bobot mendekati satu ton menjadi incaran utama pembeli. Kasno pun rutin mengirim sapi ke Jakarta setiap tahun, bahkan telah menjalani usaha ini selama kurang lebih 15 tahun.
"Biasanya saya kirim sampai 125 ekor sekali pengiriman saat momen Iduladha," jelasnya.
Baca juga: Sapi Berbobot 1,1 Ton Milik Petani Blora Diusulkan Jadi Bantuan Hewan Kurban Presiden Prabowo
Kasno juga menjelaskan bahwa dirinya tidak hanya memelihara sapi jumbo, tetapi juga ukuran sedang hingga kecil.
Sapi-sapi tersebut sebagian dipelihara oleh masyarakat sekitar sebelum akhirnya dikumpulkan dan dibawa ke Jakarta menjelang Iduladha.
"Jadi saya pelihara yang jumbo, yang sedang, sampai yang kecil juga. Nanti mendekati Idul Adha baru dibawa ke Jakarta," terangnya.(Iqs)
| Kakek di Blora Ditemukan Tewas di Belakang Rumah, Diduga Akhiri Hidup karena Depresi |
|
|---|
| Puluhan Kasus PMK di Blora Masih Ditemukan, DP4 Blora Intensifkan Vaksinasi Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Gadai Emas Dapat Porsi Haji, Bupati Blora Apresiasi Kolaborasi Pegadaian dan Lazisnu |
|
|---|
| Sapi Berbobot 1,1 Ton Milik Petani Blora Diusulkan Jadi Bantuan Hewan Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Stok Vaksin PMK Blora 51.000 Dosis, DP4 Sebut Belum Mencukupi Kebutuhan untuk Lindungi 176 Ribu Sapi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260430_sapi-jumbo-di-kandang-Blora_1.jpg)