Berita Brebes
Alarm Merah Kasus Campak, Pemkab Brebes Tetapkan Status KLB
Kasus Campak di Kabupaten Brebes terus mengalami peningkatan, Pemkab Brebes bahkan harus menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB).
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kasus Campak di Kabupaten Brebes terus mengalami peningkatan, Pemkab Brebes bahkan harus menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB).
Terbaru, data yang diterima Tribunjateng.com dari Dinas Kesehatan Daerah Brebes, sedikitnya ada 217 pasien yang suspect atau dicurigai menderita Campak.
Dalam upaya penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Kabupaten Brebes, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Brebes telah melakukan berbagai langkah strategis guna menekan penyebaran penyakit dan melindungi masyarakat.
Baca juga: Ada 47 Orang Suspek Campak di Kabupaten Tegal, Data dari Januari sampai 3 April 2026
Kepala Dinkesda Brebes, dr Heru Padmonobo, menyampaikan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah pelaksanaan imunisasi kejar (catch-up) campak bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Selain itu, penanganan kasus dilakukan secara ketat dengan menerapkan isolasi mandiri bagi pasien campak, yaitu selama empat hari sebelum hingga empat hari setelah munculnya ruam. Langkah ini bertujuan untuk mencegah penularan lebih luas.
"Dinkesda juga memberikan Vitamin A dosis tinggi sesuai anjuran dokter kepada penderita, sebagai upaya mencegah komplikasi berat yang dapat ditimbulkan oleh penyakit campak."
"Dalam aspek pengawasan, dilakukan surveilans dan investigasi secara cepat," ujarnya pada Selasa 7 April 2026.
Penyelidikan epidemiologi dilaksanakan maksimal 24 jam setelah adanya laporan kasus suspek, termasuk pengambilan dan pemeriksaan spesimen.
Selanjutnya, seluruh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan Puskesmas diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Hal ini mencakup penguatan skrining, triase pasien, serta memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan," ungkapnya.
Baca juga: Cilacap Masuk Daerah KLB, Dinkes KB Banyumas Waspadai Peningkatan Kasus Campak
Sebagai upaya preventif, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
"Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya imunisasi serta langkah-langkah pencegahan penularan campak."
"Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan penyebaran KLB campak di Kabupaten Brebes dapat segera terkendali," tandasnya. (Pet)
| Detik-detik Penggeledahan Kamar Warga Binaan di Lapas Brebes, Demi Sapu Bersih Narkoba |
|
|---|
| Jalur KA Selatan Bumiayu Kembali Dibuka, Perjalanan Kereta Berangsur Normal Usai Bangunkarta Anjlok |
|
|---|
| Letkol Gadungan di Brebes Ditangkap, Janjikan Masuk Kopassus dengan Membayar Rp 66 Juta |
|
|---|
| Ratusan Pelajar di Brebes Antusias Ikuti Ajang Bergengsi Beres Apik Esport Championship 2026 |
|
|---|
| Bupati Paramitha Tinjau Jembatan Tergerus Longsor di Cilibur Brebes, Pastikan Penanganan Dipercepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260407_Pemkab-Brebes-Heru-Padmonobo-Tetapkan-Status-KLB-Campak_1.jpg)