Breaking News:

Syekh Ali Jaber Ditusuk

Polisi Pastikan Alfin Penusuk Syekh Ali Jaber Tak Alami Gangguan Jiwa: Resah Dengar Dakwah Syekh

Polisi memastikan tersangka Alfin Andrian (24) yang menusuk Syekh Ali Jaber dalam kondisi yang normal.

youtube/ Prendly TV
Kolase Syekh Ali Jaber dan pelaku penusukan 

TRIBUNJATENG.COM -- Polisi memastikan tersangka Alfin Andrian/AA (24) yang menusuk Syekh Ali Jaber dalam kondisi yang normal.

AA tidak mengalami gangguan jiwa seperti yang diungkapkan sang ayah.

Polisi menyimpulkan kondisi kejiwaan AA normal usai tim psikiater Pusdokes Polri memeriksa dan mengobservasi tersangka AA dalam sesi tanya jawab.

Benarkah Jackie Chan Tewas Kecelakaan Tenggelam Saat Syuting? Ini Faktanya

Ayahku Terlihat Bahagia dan Banyak Tersenyum, Tak Lama Kemudian Meninggal Kecelakaan

Heboh Tawuran Perempuan di Bandarharjo Semarang, Polisi: Motifnya Masalah Cinta

Rekaman CCTV Anggota PSHT Diserang Kelompok Pakai Pedang Samurai di Jebres Solo, Motor Dibakar

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, setelah dilakukan sesi tanya jawab, tim psikiater menyatakan bahwa tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan.

"Tersangka bisa menjawab pertanyaan dari psikiater. Jadi tersangka ini masih sadar," kata Pandra saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

AA sudah ditahan setelah ditangkap karena menusuk Syekh Ali Jaber.

Peristiwa itu terjadi saat sang ulama menghadiri Wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin, Lampung, pada Minggu (13/9/2020) sore.

Pandra mengatakan, dari pemeriksaan juga diketahui bahwa tersangka AA menusuk Syekh Ali Jaber karena merasa tertekan dengan suara sang ulama.

Tersangka AA mengaku gelisah mendengar suara Syekh Ali Jaber yang pada saat itu terdengar dari rumahnya.

"Tersangka mengaku gelisah dengan suara dakwah Syekh Ali Jaber dan langsung ke lokasi kejadian, lalu menusuk korban," kata Pandra.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved