Berita Kabupaten Tegal
Berikut Informasi Lengkap Jam Operasional Perpusda Soekarno - Hatta Kabupaten Tegal
Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Soekarno-Hatta setinggi tiga lantai kini mulai beroperasi usai diresmikan penggunaannya
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Soekarno-Hatta setinggi tiga lantai kini mulai beroperasi usai diresmikan penggunaannya oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman.
Layanan di masing-masing lantai perpustakaan sudah didesain sedemikian rupa sesuai dengan segmen pengunjungnya.
Lantai satu gedung Perpusda yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 51, Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi ini diperuntukkan bagi anak-anak PAUD dan TK, lantai dua untuk remaja dan dewasa, sedangkan lantai tiga ditujukan untuk pengunjung dari masyarakat umum.
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal Suspriyanti menuturkan, kehadiran gedung baru perpustakaan tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga ruang publik yang menyenangkan bagi semua kalangan untuk menumbuhkan kembali budaya gemar membaca.
Guna menaikkan tingkat kunjungan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan sekolah agar secara bergilir datang ke perpusda Soekarno-Hatta untuk mengenalkan koleksi buku dan fasilitas layanan terbaru yang bisa diakses pelajar.
"Perpusda Soekarno-Hatta buka setiap hari Senin-Kamis pukul 08.00-15.30 WIB, hari Jumat pukul 08.00-15.00 WIB dan hari Sabtu pukul 08.00-12.00 WIB. Bagi yang ingin meminjam buku bisa kami layani dan gratis tidak ada biaya peminjaman," jelas Suspriyanti, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (27/9/2025).
Sebelumnya Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengungkapkan, Gedung Perpustakaan Soekarno-Hatta awalnya dibangun dengan anggaran dana alokasi khusus atau DAK 2023 senilai Rp3,9 miliar namun terhenti, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan APBD Kabupaten Tegal tahun 2024 senilai Rp1,2 miliar dan tahun 2025 senilai Rp1,5 miliar.
“Fasilitas yang ada di Perpustakaan Soekarno-Hatta ini sudah cukup lengkap. Ada taman baca, rak buku baru, musala, area bermain anak yang semuanya terasa lebih nyaman,” ungkap Ischak.
Bupati Ischak mengatakan, era teknologi informasi digital saat ini telah menjadikan minat masyarakat membaca buku berkurang.
Bahkan mereka lebih tertarik menonton konten video pendek di gawai.
Fenomena ini menjadi tantangan semua pihak, terutama pemerintah dalam memperkuat budaya literasi di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar agar pondasi ilmunya lebih kokoh sehingga tidak mudah terpengaruh hoaks atau informasi yang menyesatkan.
“Harapakan kami minat baca masyarakat bisa meningkat. Anak-anak dan pelajar serta masyarakat umum bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, lebih rajin membaca dan menjadikan perpustakaan sebagai pusat literasi yang nyaman dan inspiratif,” harap Bupati Ischak. (dta)
| Bupati Tegal Usulkan Kampung Nelayan ke Kementerian KKP, Dorong Akselerasi Ekonomi Pesisir |
|
|---|
| DWP Disperpusip Kabupaten Tegal Luncurkan Bank Sampah, Manfaatkan Jelantah untuk Lilin Aromaterapi |
|
|---|
| 360 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Kabupaten Tegal Diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan |
|
|---|
| Bupati Tegal Ischak Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat |
|
|---|
| Investasi Kabupaten Tegal Tembus Rp 4,75 Triliun pada tahun 2025, Serap 18.891 Tenaga Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250927_tegal.jpg)