Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Tegal

Raih Predikat Terbaik ke-4, Disperpusip Topang Indeks Inovasi Ajang Tegal Luwih Apik Innovation

Raih Predikat Terbaik ke-4, Disperpusip Topang Indeks Inovasi pada Ajang Tegal Luwih Apik Innovation Award 2025 

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/DOKUMENTASI DISPERPUSIP KABUPATEN TEGAL 
RAIH PENGHARGAAN: Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyerahkan piagam penghargaan kepada Plt Disperpusip Kabupaten Tegal Hari Nugroho, berlangsung di Gedung Dadali, Senin (9/3/2026). Berbekal tujuh inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal raih predikat terbaik ke-4 Top 10 Inovasi Terbaik pada ajang Tegal Luwih Apik Innovation Award 2025 dengan nilai indeks inovasi 84,57. 

Raih Predikat Terbaik ke-4, Disperpusip Topang Indeks Inovasi pada Ajang Tegal Luwih Apik Innovation Award 2025 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berbekal tujuh inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal raih predikat terbaik ke-4 Top 10 Inovasi Terbaik pada ajang Tegal Luwih Apik Innovation Award 2025 dengan nilai indeks inovasi 84,57.

Penyerahan piagam penghargaan dari Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, kepada Plt Kepala Dinas Perpusip Kabupaten Tegal Hari Nugroho, berlangsung di Gedung Dadali, Senin (9/3/2026). 

Lewat sambutannya, Bupati Ischak meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mampu menciptakan dan mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan yang kian kompleks dan menuntut kecepatan respon serta adaptasinya pada perkembangan zaman.

“Terima kasih kepada perangkat daerah dan inventor yang telah menghadirkan berbagai macam inovasi pelayanan publik di tengah kebijakan efisiensi,” ujar Bupati Ischak, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (12/3/2026). 

Satu inovasi yang menurut Bupati Ischak berdampak nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah pemberian beasiswa S1 melalui program Satu Desa Satu Sarjana atau Sadesa. 

Ia berharap program ini terus berlanjut dan merambah beasiswa S2.

Sebelumnya, Kepala Bapperida Kabupaten Tegal Faried Wajdy mengatakan, ajang ini merupakan bentuk apresiasi dan kompetisi untuk mendorong budaya inovasi sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem inovasi daerah yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan.

Perkembangan indeks inovasi Kabupaten Tegal menunjukkan tren peningkatan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. 

"Dari nilai 60,33 atau Sangat Inovatif di tahun 2023, meningkat menjadi 67,80 atau Sangat Inovatif di tahun 2024, dan 77,59 atau Sangat Inovatif di tahun 2025," jelas Faried. 

Sementara itu, Plt Kepala Disperpusip Kabupaten Tegal Hari Nugroho, mengaku bangga dan merespon positif capaian inovasi dinasnya yang turut serta menopang capaian indeks inovasi Kabupaten Tegal terutama pada indeks kematangannya.

“Kami bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Tentunya dari hasil kerja keras seluruh jajaran staf dan wujud komitmen Disperpusip Kabupaten Tegal untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui inovasi,” ungkap Hari Nugroho. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved