Horizzon
Belajar dari Keteguhan Iran
Data Global Firepower bahkan menunjukkan bahwa kekuatan militer Indonesia dinilai jauh lebih unggul dibanding kekuatan militer Iran maupun Israel.
Penulis: Ibnu Taufik Juwariyanto | Editor: abduh imanulhaq
Pola kepemimpinan Iran yang lahir dari rasa cinta rakyatnya adalah kekuatan militansi yang tak bisa dihancurkan oleh rudal secanggih apa pun. Artinya, Iran sanggup menghadapi hegemoni Amerika-Israel bukan semata lantaran ia mampu mengembangkan teknologi perang yang canggih. Iran mampu menghadapi ini semua karena Iran mampu membangun pride atau nasionalisme yang tinggi terhadap publiknya melalui kepemimpinan yang amanah.
Dari sini, rasanya Indonesia perlu belajar dua hal dari Iran. Pertama, tentu bagaimana mengejar ketertinggalan dalam teknologi militer dan, yang kedua, adalah membangun nasionalisme yang rasanya pelan namun pasti mulai luntur ini dengan kepemimpinan bangsa yang jauh lebih konstruktif. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ibnu-Taufik.jpg)