Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kebumen Berdaya

Distapang Kebumen Dorong Percepatan Masa Tanam Pertama

Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen mendorong percepatan tanam Masa Tanam (MT) I.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/Agus Iswadi
PERCEPATAN TANAM - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Teguh Yuliono memberikan keterangan kepada wartawan pada Minggu (21/9/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen mendorong percepatan tanam Masa Tanam (MT) I.

Hal tersebut dilakukan dengan percepatan pengaliran air dari Daerah Irigasi (DI) Waduk Wadaslintang.

Dinas telah bersurat ke BBWS Serayu Opak terkait percepatan pengaliran air dalam rangka pemenuhan kebutuhan air lahan seluas 1.042,97 Ha dari Daerah Irigasi Waduk Wadaslintang.

Baca juga: Jambore Nasional JATAM di Kebumen, Haedar Nashir Luncurkan Varietas Padi Mentari

Percepatan pengaliran itu dilakukan pada PJI Bedegolan terdiri dari Saluran Sekunder Prembun, Saluran Sekunder Pujodadi, Saluran Sekunder Wonocolo, Saluran Sekunder Pucang, Saluran Sekunder Jatibungkus, Saluran Sekunder Krogosingan dapat dilalirkan air dari Waduk Wadaslintang

Selain itu juga pada PJI Kedungsamak terdiri dari Saluran Sekunder Pudourip, Saluran Sekund Sentul, Saluran Sekunder Wungu, Saluran Sekunder Dongkal Saluran Sekunder Kebantengan dapat dialirkan air dari sumber air Sungai Luk Ulo melalui Bendung Kedungsamak.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Teguh Yuliono menyampaikan, dalam rangka percepatan tanam MT I telah dilakukan upaya dengan bersurat ke BBWS Serayu Opak untuk dipercepat pembukaan irigasinya.

"Kalau kesepakatan awal, standar itu 1 Oktober. Tapi kita minta dibuka 16 September," katanya kepada Tribunjateng.com, Minggu (21/9/2025).

Baca juga: Jamnas JATAM Pertama Digelar di Kebumen, Langkah Awal untuk Kedaulatan Pangan

demikian, terangnya, debit air yang dialirkan masih kecil karena bertepatan dengan penampungan air hujan.

Hal tersebut tentu belum optimal untuk percepatan tanam MT I.

"Beberapa tempat akhirnya belum bisa dilakukan olah tanam. Kita berharap hujan bisa segera terus, continue. Walaupun dari waduk belum maksimal bisa dibantu dengan air hujan," terangnya. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved