Berita Purbalingga
Museum Prof DR R Soegarda Purbakawatja Terapkan Sistem Barcode untuk Koleksi
Dalam upaya digitalisasi dan mempermudah pengunjung memperoleh informasi detail mengenai koleksi, Museum
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Dalam upaya digitalisasi dan mempermudah pengunjung memperoleh informasi detail mengenai koleksi, Museum Prof DR R Soegarda Purbakawatja kini menerapkan sistem barcode atau kode QR.
Petugas Pelayanan Museum, Triningsih, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan pengunjung mengakses informasi melalui situs web dengan cara memindai kode yang tersedia di setiap koleksi.
“Setelah pengunjung memindai barcode, informasi koleksi bisa langsung didapatkan secara detail, baik dalam bentuk foto maupun audio,” ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (17/10/2025).
Triningsih menambahkan, barcode hanya dapat diakses ketika pengunjung berada di lokasi museum.
Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa sekaligus melihat kondisi fisik koleksi secara langsung.
Namun, dari total sekitar 1.200 koleksi yang dimiliki, baru 15 koleksi yang telah dilengkapi barcode.
Beberapa di antaranya ialah batik Nagatapa, wayang suket, peninggalan Prof Soegarda, koleksi prasejarah, hingga peninggalan zaman batu.
Menurutnya, proses pembuatan barcode untuk setiap koleksi tidaklah mudah.
Selain karena anggaran yang terbatas, dana untuk pengadaan barcode hanya diperoleh melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
“Sekitar dua tahun lalu untuk pertama kalinya koleksi di sini diberi barcode.
Sekarang belum ada lagi anggarannya, karena tidak setiap tahun kami mendapatkan dana untuk itu,” jelasnya.
Selain kendala anggaran, Triningsih menyebut tantangan lain dalam pembuatan barcode adalah kajian literasi yang harus dilakukan sebelum data diunggah.
“Setiap koleksi harus memiliki kajian literasi yang lengkap.
Informasinya tidak bisa hanya didapat dari buku, tapi juga perlu kunjungan langsung ke lokasi asal koleksi agar datanya lebih akurat,” terangnya.
Meski nantinya seluruh koleksi museum telah dilengkapi barcode, pihak museum akan tetap memberikan pendampingan kepada pengunjung.
“Tentu kami tetap mendampingi.
Kami juga mengarahkan agar pengunjung bisa menggunakan barcode yang tersedia supaya mereka dapat langsung mengetahui informasi terkait koleksi yang ada di sini,” pungkasnya.
Tribunjateng.com
Museum Prof DR R Soegarda Purbakawatja
Purbalingga
Muh Radlis
Farah Anis Rahmawati
| Ditunggu sejak 1970-an, Jembatan Langkap - Kramat Purbalingga Akhirnya Dibangun Tahun Ini |
|
|---|
| Warmindo di Kutasari Purbalingga Ini Ternyata Cuma Kedok, Faktanya Jual Obat Terlarang |
|
|---|
| Kronologi Remaja Mabuk Kecubung di Purbalingga, Lupa Identitasnya |
|
|---|
| Diduga Konsumsi Kecubung, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Kebun Mrebet Purbalingga |
|
|---|
| Kapolres Purbalingga AKBP Anita Dorong Media Mainstream Jadi Pencerah di Era Disrupsi Informasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251017_Museum-Prof-DR-R-Soegarda-Purbakawatja.jpg)