Berita Pati
Begini Cara SD di Pati Manfaatkan Bantuan Smartboard IFP dari Presiden Prabowo
SDN Banjarsari 02, Kecamatan Gabus, Pati, memanfaatkan bantuan monitor interaktif untuk mengoptimalkan pembelajaran di sekolah.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI - SDN Banjarsari 02, Kecamatan Gabus, Pati, memanfaatkan bantuan monitor interaktif untuk mengoptimalkan pembelajaran di sekolah.
Sebagaimana diketahui, demi mendorong digitalisasi pembelajaran, Presiden RI Prabowo Subianto mencanangkan program bantuan monitor interaktif (Interactive Flat Panel/IFP atau smartboard) untuk sekolah-sekolah di Indonesia.
Bantuan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan papan layar sentuh yang dapat digunakan untuk berinteraksi langsung, menggantikan papan tulis tradisional.
Baca juga: Mantri BRI Angkat Potensi Desa: Cerita Pelaku Usaha di Pati Sukses Kembangkan Bisnis
Perangkat layar sentuh interaktif berukuran 75 inci ini menggabungkan fungsi monitor, komputer, dan papan tulis digital.
Untuk mendapatkan bantuan ini, sekolah perlu memastikan datanya terbarui di aplikasi Dapodik dan melakukan konfirmasi kesediaan melalui sistem tersebut.
Salah satu penerima IFP, SD Negeri Banjarsari 02, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati sangat mengapresiasi bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang telah diterima pada bulan November 2025.
Kepala SD Negeri Banjarsari 02, Tri Klorowati, menyebut bahwa bantuan IFP ini sangat membantu dalam pembelajaran siswa di sekolah.
Tersedia semua materi yang diperlukan untuk setiap jenjang kelas.
"Kalau di sekolah kami ini dapat menunjang semua kegiatan pembelajaran anak. Bahkan juga bisa digunakan untuk bermain, untuk mengasah keterampilan anak," kata dia, Jumat (28/11/2025).
Pihaknya pun menyampaikan banyak terima kasih terhadap Presiden RI Prabowo Subianto yang telah memberikat perangkat IFP tersebut.
"Satu sekolah mendapatkan satu unit IFP ini. Dapat digunakan dari kelas 1 sampai 6. Kemarin ada dua orang guru yang telah diberikan bekal dalam penggunaan IFP tersebut," kata dia.
Karena sekolah hanya mendapatkan satu unit IFP, maka penggunaannya pun bergantian untuk kelas 1 sampai 6 sesuai dengan jadwal yang telah disiapkan oleh sekolah.
Dalam penerapannya, guru dapat membuka laman Ruang Murid sebagai salah satu materi dalam pembelajaran untuk anak. Di situ, guru dapat memilih materi yang diinginkan seperti buku bacaan digital, album lagu anak, latihan soal, hingga rapor digital.
"Setelah mendapatkan bantuan IFP ini, semoga anak-anak mampu menambah ilmu pengetahuan, menambah wawasan, serta selalu bisa memanfaatkannya untuk media penunjang pembelajaran. Dengan demikian pembelajaran di sekolah semakin optimal," ungkap dia. (mzk)
Baca juga: Jalan-jalan ke Pasar Tani Pati, Ada Produk-Produk Pertanian Unggulan
| Sosok Eks Pasutri Rela Rumahnya Dirobohkan Karena Isu Istri Terima Lamaran Pria Lain Sebelum Cerai |
|
|---|
| BREAKING NEWS Rumah Ibu dan 2 Anak di Pati Ludes Terbakar Karena Dipicu Pembakaran Sampah |
|
|---|
| Antisipasi Lonjakan Kasus Campak, Dinkes Pati Gelar Imunisasi Massal Gratis di Margorejo |
|
|---|
| Protes Soal Pupuk Bersubsidi, Ratusan Petani Hutan Pati Geruduk Kantor Dispertan |
|
|---|
| Senyum Suparno Warga Juwana Pati, Motor Hilang saat Salat Subuh Ditemukan di Semak-semak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251128_penggunaan-monitor-interaktif.jpg)