Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Stok Solar 3.000 KL: Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Jelang Nataru 2026 Terjamin

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan Solar jelang Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Desta Leila Kartika
BELI SOLAR: Pengemudi kendaraan besar terlihat sedang mengisi Solar di SPBU Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma, Kabupaten Brebes, pada Senin (15/12/2025). Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan Solar jelang Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru khususnya di wilayah Tegal Raya aman. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan Solar jelang Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru khususnya di wilayah Tegal Raya aman. 

Hal itu sesuai kunjungan di Fuel Terminal Tegal yang beralamat di Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, pada Senin (15/12/2025). 

Baca juga: Daftar Motor dan Mobil Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU Pertamina per 15 Desember 2025

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan menjelaskan, stok Solar aman di angka 3.000 KL per hari Senin (15/12/2025). 

Secara stok Solar, Taufiq memastikan aman dan tidak ada masalah. 

"Fenomena yang terjadi khususnya di wilayah Pantura dari Brebes sampai Pekalongan banyak kendaraan besar antre membeli Solar di SPBU sampai mengular, sebetulnya yang terjadi karena ada peningkatan permintaan. Kenapa meningkat? Karena mulai Jumat atau Sabtu yang akan datang mulai berlaku pelarangan kendaraan berat melintas," jelas Taufiq, pada Tribunjateng.com. 

Menyadari sebentar lagi mulai berlaku kendaraan berat dilarang melintas, maka menurut Taufiq sebelum itu perusahaan, pabrik ataupun gudang berlomba-lomba memenuhi target atau bisa disebut kejar target. 

Alasan itulah yang menurut Taufiq menyebabkan terjadi antrean mengular kendaraan di SPBU wilayah Pantura khususnya yang membeli solar

Taufiq memprediksi antrean kendaraan yang membeli solar di SPBU akan selesai ketika larangan melintas kendaraan besar mulai diberlakukan. 

Baca juga: Aksi Kemanusiaan Pekerja Pertamina Kilang Cilacap, 900 Lebih Kantong Darah

Dikatakan Taufiq, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk mengatur supaya antrean kendaraan jangan sampai mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan. 

Kenapa sampai mengular panjang menurut Taufiq wajar terjadi karena melihat kendaraan yang mengantre solar berukuran panjang dan besar. 

"Ketika ada antrean di SPBU jangan serta merta dimaknai kelangkaan BBM. Karena kalau kelangkaan bearti stoknya tidak ada atau barangnya di SPBU kosong. Kembali lagi terjadi antrean karena fenomena peningkatan permintaan solar. Meskipun antre kami pastikan stok aman dan tersedia," ungkap Taufiq. (dta) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved