Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Nataru

Jalan Alternatif di Kendal Lebih Mulus, Siap Manjakan Wisatawan di Momen Nataru

Eko Darmawan (38) tak lagi tergesa-gesa menunggu antrean mobilnya berjalan pelan, menyusuri kemacetan melintasi jalan alternatif.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
MULUS - Kondisi jalan alternatif Kaliwungu - Boja yang sudah mulus setelah dicor beberapa waktu lalu. Sebelum dicor, jalur itu berlubang dan bergelombang dari kedua arah.  

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Eko Darmawan (38) tak lagi tergesa-gesa menunggu antrean mobilnya berjalan pelan, menyusuri kemacetan melintasi jalan alternatif Kaliwungu - Boja Kabupaten Kendal.

Jalur yang selesai dicor beberapa waktu lalu, kini telah mulus. Titik kemacetan tak lagi terlihat, kendaraan berlalu-lalang dari kedua arah.

"Kemarin pas dicor kan macet ya, jadi harus bersabar," katanya saat beristirahat di sebuah warung di Kendal, Minggu (21/12/2025).

Baca juga: Lokasi Posko Nataru Serambi My Pertamina, Ada Berbagai Layanan Untuk Pemudik

Baca juga: Sopir Xpander Terjepit Hampir 2 Jam, Kecelakaan Beruntun di Comal Pemalang Dipicu Truk Semen

Eko merupakan warga luar Kendal, yang kerap melewati jalan Kaliwungu - Boja menuju rumah neneknya di Kendal di kala akhir pekan. 

Saat pengecoran berlangsung, waktu Eko terkuras terjebak dalam kemacetan.

"Ada juga truk besar, jadi enggak bisa menyalip langsung," tuturnya.

Akan tetapi, Eko kini lebih nyaman dengan kondisi jalan Kaliwungu - Boja yang selesai dilakukan pengecoran.

Menurutnya, jalur itu merupakan alternatif terdekat untuk menuju Kendal dari Sumowono.

"Wah sudah mulus sekarang, sebelum diperbaiki kondisi aspalnya bergelombang," ujarnya.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan selain jalur Kaliwungu - Boja, terdapat 2 lokasi perbaikan jalan lain yang sudah selesai dikerjakan. 

Yakni, di jalan utama Kaliwungu, dan jalan alternatif Weleri - Sukorejo.

Dia pun memastikan bahwa jalur itu sudah bisa dilalui, terutama untuk menyambut momen Natal dan tahun baru (Nataru). 

"Kemarin kami sudah melakukan apel pengamanan Nataru, dan terkait jalur alternatif sudah bisa dilalui," ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sudaryanto mewanti-wanti pengguna jalan lebih berhati-hati.

Meskipun pengecoran sudah selesai, ada beberapa titik yang masih dilakukan pengerjaan pendukung.

"Pengecatan badan jalan, terus juga pengerjaan yang bagian samping-samping jalan. Tapi secara keseluruhan sudah bisa dilalui," tuturnya.

Dikatakannya, jumlah jalan berstatus kabupaten yang masuk kategori rusak tahun ini tersisa 13 persen, turun sekitar 16 persen dari tahun 2024.

Pihaknya menargetkan pengerjaan jalan rusak di Kendal tersisa 10 persen pada akhir tahun 2026.

"Yang kemarin dikerjakan ini kewenangannya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kalau jalan Kabupaten Kendal masih 13 persen yang kategori rusak," terangnya.

Sambut Nataru

Sementara itu untuk menyambut Nataru, Polres Kendal juga melakukan pembatasan operasional bagi truk pengangkut barang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro mengatakan kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan selama periode libur panjang.

Pembatasan diberlakukan di ruas jalan tol maupun non-tol wilayah Jawa Tengah, termasuk yang melintas Kabupaten Kendal.

"Untuk truk atau mobil yang ngangkut bahan bakar minyak dan gas, hewan ternak, pupuk, pakan ternak, barang pokok, hantaran uang, serta kebutuhan penanganan bencana alam tetap bisa melintas," paparnya.

Heru menuturkan, pembatasan operasional kendaraan barang diberlakukan pada 19–20 Desember 2025, 23–28 Desember 2025, serta 2–4 Januari 2026.

"Mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB," tandasnya. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved