Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Truk di Semarang

BREAKING NEWS: Kecelakaan Truk Muatan Elpiji Vs Truk Sembako di Semarang

Truk bermuatan ratusan tabung elpiji itu menabrak truk muatan sembako di perempatan Krapyak atau persisnya di seberang SPBU Krapyak Semarang

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/iwan Arifianto
KECELAKAAN TRUK -  Truk yang bermuatan ratusan tabung elpiji itu menabrak truk muatan sembako di perempatan Krapyak atau persisnya di seberang SPBU Krapyak Jalan Siliwangi, Semarang Barat, Kota Semarang, Senin (22/12/2025). Sopir truk selamat tapi alami luka cukup parah.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Rudi Yuwono (45) seorang sopir truk muatan elpiji 3 kilogram  merintih kesakitan di kursi kemudinya. Truk bermuatan ratusan tabung elpiji itu menabrak truk muatan sembako di perempatan Krapyak atau persisnya di seberang SPBU Krapyak Jalan Siliwangi, Semarang Barat, Kota Semarang, Senin (22/12/2025) sekira pukul 09.00 WIB.

Truk yang dikemudikan Rudi tampak ringsek parah di bagian depan. Muatan elipiji berhamburan di pinggir jalan.

Kaki kanan Rudi tampak terjepit di bagian bawah setir. Sepatu putihnya merek Reebok sampai terlepas. Ia merintih kesakitan di kursi kemudi. Seorang petugas dari Kantor SAR Semarang menopang tubuh Rudi dengan bahunya. Berulang kali petugas itu menepuk pipi Rudi yang hampir tak sadarkan diri. Pada kondisi itu, Rudi selalu menyebutkan asma Tuhan. "ya Allah ya Allah ya Allah," ujarnya lirih berulang kali.

Baca juga: BREAKING NEWS: 15 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang

Baca juga: Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak Semarang Pada Senin Pon, Dipercaya Tak Boleh Bepergian Jauh

Kronologi Kecelakaan Tewaskan 15 Orang di Tol Krapyak Semarang: Bus Melaju Kencang Hantam Pembatas

16 dari 34 Penumpang Meninggal, Korban Bus Kuning Terguling di Tol Krapyak Semarang Jawa Tengah

Sementara itu, Koordinator Lapangan Kantor SAR Semarang, Rindang Krisnavianto Tulu berulang kali menelpon 119 layanan kegawatdaruratan Kota Semarang. Ia meminta bantuan ambulance untuk mengevakuasi korban.

"Kejadian ini sebenarnya tidak dilaporkan, kami kebetulan melintas sehingga langsung membantu korban," ujarnya kepada Tribun.

Ia menyebut, kondisi korban sempat tidak stabil sehingga timnya berusaha menyadarkan korban. Kondisi korban meski selamat tetapi alami luka cukup parah terutama pada kaki bagian kanan.
"Korban alami fraktur di tungkai kaki kanan, ada dua titik," ujarnya.

Luka itu, lanjut dia, kemungkinan besar terjadi karena kakinya terjepit saat tabrakan dengan kendaraan di depannya. "Korban sepertinya juga berusaha melepaskan kakinya sendiri, itu terlihat dari sepatunya yang terlepas," bebernya.

Ia menyebut, kecelakaan itu terjadi diduga karena korban mengambil jalur kiri dengan kecepatan tinggi lalu menabrak truk yang saat itu melaju pelan saat jalan ramai. "Iya jalan ramai lalu diduga  dengan kecepatan tinggi truk menabrak kendaraan di depannya. Informasi ini diperoleh dari keterangan saksi," paparnya.

Selepas hampir 30 menit menunggu tim medis, korban dievakuasi ke Puskesmas Purwoyoso, Ngaliyan, Kota Semarang. Tim kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sopir truk sembako, Suryono (66) mengatakan, truk yang dikemudikannya tiba-tiba dihantam oleh truk muatan elpiji dari arah belakang. Ia tidak tahu penyebab pasti truk di belakangnya menabrak bokong truknya.

"Saya jalan pelan sambil nahan rem, karena macet, tiba-tiba suara jemeder,  ditabrak kencang sekali," terangnya. 

Ia mengaku, selepas tabrakan itu melihat asap putih mengepul dari kabin truk muatan gas tersebut. Ia menduga, asap itu muncul dari tabung gas yang meledak.
"Iya sepertinya ada tabung gas pecah," katanya.

Dalam kecelakaan ini, ia tidak sedang berhenti atau memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Ketika itu, kondisi perempatan Krapyak sedang macet sehingga arus kendaraan padat merayap.

"Saya jalan pelan karena kondisi jalan macet. Berutung ketika tabrakan, truk saya rem sehingga truk tidak Mebarak kendaraan di depan," paparnya.

Ia juga sempat disuruh pergi oleh pengguna jalan lainnya karena menjadi korban dalam insiden ini. Namun, ia memilih bertahan. "Truk saya juga rusak di bagian belakang," bebernya sopir asal Banyuwangi itu.

Kecelakaan antara dua truk elpiji pelat H9719CA dengan  truk sembako pelat DR8621AJ sedang didalami kepolisian. Tribun masih berupaya mengkonfirmasi kecelakaan ini ke Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang. (Iwn)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved