Tribunjateng Hari ini
Jenazah Romo Mudji Akan Dibawa dengan Kereta yang Ditarik Umat di Girisonta
Rohaniwan Katolik, Romo FX Mudji Sutrisno SJ, akan dikebumikan di Girisonta, Kabupaten Semarang, hari ini.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
“Informasinya (tentang pemakaman Romo Mudji di Girisonta—Red) kami terima kemarin malam (Minggu malam—Red) sekitar pukul sembilan," kata FX Heru Purwanto, petugas keamanan Girisonta, saat ditemui di lokasi.
"Hari ini (Senin lalu—Red) dari romo ministernya sudah menyiapkan karyawan untuk mulai persiapan pemakaman beliau,” sambungnya.
Menurut Heru, Romo Mudji dimakamkan di Girisonta karena merupakan bagian dari Serikat Jesuit.
Banyak romo Jesuit telah dimakamkan di tempat itu, menjadikannya seperti rumah terakhir bagi para imam yang seumur hidup mengabdi dalam tarekat.
Liang lahat yang dipersiapkan pun memiliki urutan khusus.
“Ini dipersiapkan untuk dua romo. Romo Mudji paling bawah, nanti setelah 100 hari untuk romo selanjutnya di atasnya,” imbuh dia.
Meski Heru mengaku belum pernah bertatap muka langsung dengan Romo Mudji, kesan tentang sosok itu begitu kuat dia rasakan.
“Dari yang saya lihat, beliau itu supel, ramah dengan siapa pun. Makanya, beliau banyak yang menyayangi,” ungkap dia.
Maka dari itu, pihak gereja dan panitia memperkirakan pelayat akan datang dalam jumlah besar.
Panitia menyiapkan tenda, kursi, hingga mengatur lahan parkir.
Antisipasi dilakukan karena kendaraan diperkirakan akan memadati area hingga ke ruas Jalan Semarang–Solo.
“Kami akan mempersiapkan akomodasi karena kemungkinan akan banyak tamu,” lanjut Heru.
Simbol penghormatan
Seusai misa, prosesi pemakaman akan dilangsungkan.
Dalam prosesi itu, jenazah Romo Mudji dibawa ke kompleks pemakaman dengan kereta kencana.
| Rp3 Triliun Pajak Kendaraan Belum Masuk Kas Daerah, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Penagihan |
|
|---|
| Aroma Smoky Banget, Menikmati Garang Asem Bambu dengan Suasana Slow Living di Kabupaten Semarang |
|
|---|
| Truk Tronton Tabrak Portal Pembatas di Simpang Jrakah Semarang, Kini Sudah Terjadi Tiga Kali |
|
|---|
| Pengasuh Ponpes di Demak Diduga Cabuli Santriwati Umur 14 Tahun |
|
|---|
| Oni Merasa Aman Ajak Cucu Bermain di Kali Pangus Ungaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Rabu-31-Desember-2025.jpg)