Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Jambu Madu Deli asal Jrahi Pati Makin Diminati Pecinta Buah

Buah tersebut kini makin banyak diburu, baik untuk disantap secara langsung atau untuk oleh-oleh. 

Tayang:
TRIBUN JATENG/Mazka Hauzan Naufal
RAWAT TANAMAN - Petani jambu madu deli di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, Yusuf Heri Novianto, merawat tanaman di kebunnya, Jumat (2/1/2026). (TribunJateng.com/Mazka Hauzan Naufal) 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, tidak hanya dikenal dengan keindahan alam khas pegunungan atau keberagaman masyarakatnya.

Desa Wisata Pancasila Jrahi juga dikenal sebagai penghasil aneka buah-buahan, mulai dari durian, alpukat, buah naga, hingga rambutan. 

Selain itu, desa yang berada di kawasan lereng Pegunungan Muria ini juga punya daya tarik hasil bumi berupa jambu madu deli.

Baca juga: Resmi CLBK! Persipa Pati Panggil Kembali Nazal Mustofa, Sang Arsitek Juara untuk Misi Penyelamatan

Buah tersebut kini makin banyak diburu, baik untuk disantap secara langsung atau untuk oleh-oleh. 

”Jambu madu deli memang memiliki potensi besar. Saat ini banyak dikirim ke Jakarta, Surabaya, hingga Bojonegoro,” salah petani jambu madu deli di Desa Jrahi, Yusuf Heri Novianto, Jumat (2/1/2026). 

Masyarakat yang berkunjung ke Desa Jrahi juga bisa mencoba wisata petik jambu secara langsung di kebun.

”Pengunjung bisa petik sendiri. Salah satunya di kafe GMJ Jrahi. Di bawahnya ada kebun. Bisa untuk oleh-oleh,” jelas dia. 

Harga jambu madu deli di Jrahi saat ini berkisar Rp12 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram. 

Jambu madu deli memiliki sejumlah keunggulan dibanding jambu jenis lainnya. Menurut Yusuf, buah berwarna hijau kemerahan ini rasanya lebih manis.

”Mungkin secara penampilan tidak semenarik jambu citra, namun rasanya manis,” kata dia.

Jambu ini juga berukuran cukup besar. Bisa mencapai dua ons lebih per buah.

Dalam setahun, petani setempat bisa panen jambu madu deli hingg tiga kali. 

"Jadi hampir setiap bulan bisa kalau ingin petik di kebun. Berbeda dengan alpukat dan durian yang musiman,” terang Yusuf. 

Pengunjung asal Kudus, Ulil Albab, mengaku tertarik untuk mencoba petik buah begitu mendengar Desa Jrahi punya wisata jambu madu deli. 

”Bisa memilih dan memetik langsung. Baru tahu saya kalau di Desa Jrahi selain alpukat dan durian juga ada jambu madu deli. Biasanya kalau pas musim, saya pesan durian ke teman yang tinggal di sini. Sekarang mungkin akan pesan jambu madu deli juga," kata dia. (mzk)

Baca juga: Cek Kosong Muluskan Tipu-tipu Investasi Motor Gede di Pati, Kerugian Capai Rp1,05 Miliar

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved