Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Maut di Genuk Semarang

Berita Duka, Muhammad Fauzi Meninggal Dunia

Berita duka, Muhammad Fauzi meninggal dunia. Muhammad Fauzi adalah sopir truk berasal dari Demak meninggal

Tayang:
Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
TERCEBUR - Truk muatan beras bermerek buah pepaya tercebur di sungai pada pinggir jalan Pantura/TRIBUNJATENG/REZANDA AKBAR D. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Berita duka, Muhammad Fauzi meninggal dunia.

Muhammad Fauzi adalah sopir truk berasal dari Demak meninggal akibat kecelakaan lalulintas di Jalan Pantura Semarang-Demak KM 6, Genuksari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026).

Muhammad Fauzi meninggal setelah truk yang ia kendarai terjun ke sungai Genuksari dan terjebak di kabin.

Baca juga: Sosok Agus Saputra, Guru SMK yang Bawa Senjata Tajam di Sekolah Usai Dikeroyok Siswa Lintas Angkatan

BOP RT 2025 Tak Terserap Maksimal, Pencairan Diharapkan di Awal Tahun

Sebuah truk muatan beras bermerek Buah Pepaya tiba-tiba terjun ke sungai, menimbulkan tumpukan karung beras berserakan di permukaan air juga membuat warga menjadi histeris saat menyaksikan peristiwa itu, Rabu (14/1/2026).

Sopir truk, Muhammad Fauzi, warga Demak, dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di kabin truk.

Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, menambahkan bahwa pada saat itu sebuah dump truk bermuatan tanah urug sedang manuver mundur untuk masuk ke gang di tepi jalan. 

Truk beras yang melaju dari arah sama berusaha menghindar, tetapi gagal menguasai medan, sehingga akhirnya masuk ke sungai.Evakuasi truk berlangsung dramatis. 

Tim SAR dan warga harus bekerja keras, mengangkat truk dan muatan beras yang berat, prosesnya memakan waktu sekitar 1,5 jam. 

Air sungai beriak, bercampur tumpukan karung yang hanyut, sementara beberapa warga mencoba menyelamatkan barang-barang yang tercecer.

Jenazah Muhammad Fauzi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sultan Agung Semarang, dan selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Karyadi Semarang.

Pihak kepolisian bersama tim SAR terus menelusuri lokasi dan mengevakuasi sisa muatan beras, memastikan tidak ada korban lain dalam truk tersebut. 

Warga setempat tampak masih tertegun melihat sisa karung beras berserakan dan aliran sungai yang menjadi saksi bisu kecelakaan tragis ini.

Kesaksian Warga

Menurut Ali Kusrin, warga sekitar, kejadian bermula saat truk bermuatan tanah urug hendak masuk ke area masjid untuk membongkar muatan. 

Dari arah Demak, truk orange bernomor polisi H 9326 FE melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat menabrak bagian belakang truk tanah urug sebelum akhirnya terjun ke sungai.

“Suaranya keras, dier sampai urugannya tumpah kejalan terus nyemplung,” kata Ali sambil menunjuk lokasi kejadian.

(Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved