Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2026

Antisipasi Peredaran Upal, Polisi di Kudus Datangi Jasa Penukaran Uang

Jasa penukaran ini bisa dijumpai di beberapa ruas jalan Kota Kudus, misalnya di Jalan Sunan Kudus maupun di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
PATROLI - Kasat Samapta Polres Kudus AKP Noor Alifi saat patroli mencegah peredaran uang palsu di tempat jasa penukaran uang di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Rabu (4/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Jasa penukaran uang mulai merebak di Kabupaten Kudus. Jasa penukaran ini bisa dijumpai di beberapa ruas jalan Kota Kudus, misalnya di Jalan Sunan Kudus maupun di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Mulai merebaknya jasa penukaran uang ini  membuat aparat kepolisian menaruh perhatian dengan melakukan patroli ke sejumlah tempat jasa penukaran uang yang ada di jalan. Patroli tersebut dilakukan untuk menghindari adanya peredaran uang palsu atau upal.

Baca juga: RDK UNIMMA Hadir di Desa Congkrang, Pererat Silaturahim Bersama Warga

Baca juga: 96 Notaris Dilantik, 1 WNI Baru dari Inggris Diambil Sumpah, dan Analis Hukum Muda Resmi Dikukuhkan

“Fenomena menjelang lebaran memang terdapat penukaran uang, terutama di Jalan Sunan Kudus dan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Setelah kami cek memang tidak ada uang palsu,” kata Kasat Samapta Polres Kudus AKP Noor Alifi.

Dalam kesempatan itu, Alifi juga memberikan arahan kepada pemilik jasa penukaran uang agar senantiasa waspada. Mengingat para pemilik jasa penukaran uang setiap hari berkutat dengan uang jutaan rupiah yang digelar di jalanan. Bukan tidak mungkin hal itu bisa mengundang tindakan kriminal.

“Untuk itu kami juga siap memberikan pengawalan kalau memang dibutuhkan, gratis. Atau kalau mereka pemilik jasa penukaran uang ada hal yang tidak diinginkan bisa menghubungi kami melalui 110  atau bisa datang kalngsung ke pos polisi yang ada di Alun-alun Kudus,” kata Alifi.

Salah seorang pemilik jasa penukaran uang di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Wulan Novianti mengatakan, dengan adanya patroli dan jaminan keamanan yang diberikan kepolisian dia merasa terlindungi. Dia yang sudah buka jasa penukaran uang sejak awal Ramadan sampai saat ini memang belum ada kendala, termasuk gangguan keamanan.

“Terima kasih, dengan adanya patroli setidaknya kami merasa aman. Kalau ada apa-apa juga disarankan untuk segera melapor,” kata Wulan.

Wulan mengatakan, sejak buka jasa penukaran uang sejak awal Ramadan sampai saat ini masih belum terbilang ramai. Rata-rata sehari nilai transaksi penukaran uang mencapai Rp 8 juta. Sedangkan saat ramai, katanya bisa tembus sampai Rp 10 juta.

“Untuk jasanya 15 persen. Misalnya menukarkan uang Rp 1  juta, jasanya Rp 150 ribu,” katanya.

Transaksi penukaran uang dipastikan akan ramai 10 hari menjelang lebaran. Sebab saat itu sebagian sudah mulai cair tunjangan hari rayanya.(*)
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved