Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Brebes

Jelang Arus Mudik, Jembatan Jalan Provinsi di Brebes Ambles, Warga Was-was

Dampak pengalihan arus lalulintas, sebuah jembatan di ruas Jalur Provinsi Ketanggungan-Jatibarang amblas.

Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/istimewa
AMBLAS - Jembatan di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah amblas sejak sebulan yang lalu saat diberlakukan rekayasa lalulintas atau pengalihan arus di Jalur Nasional Pejagan-Purwokerto karena adanya perbaikan jalan. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Dampak pengalihan arus lalulintas, sebuah jembatan di ruas Jalur Provinsi Ketanggungan-Jatibarang amblas.

Jembatan yang terletak di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah itu diketahui amblas sejak sebulan yang lalu saat diberlakukan rekayasa lalulintas atau pengalihan arus di Jalur Nasional Pejagan-Purwokerto karena adanya perbaikan jalan.

Kehawatiran pengguna jalan dirasakan saat pengendara melintasi jembatan tersebut, karena besi penyangga jembatan yang sudah menempel debit air sungai.

Baca juga: Pasar Tumpah di Brebes Jadi Titik Rawan Macet saat Mudik

Baca juga: Antisipasi Mudik 2026: Polres Brebes Petakan Titik Macet Akibat Pasar Tumpah di Jalan Pantura

Jalur tersebut juga kerap dilalui pemudik saat arus mudik lebaran.

Meski sudah amblas, jembatan diperparah dengan truk muatan berlebih yang masih melintas.

Pemerintah yang bertanggungjawab melakukan perbaikan yakni DPUPR Jateng juga membiarkan jembatan tersebut selama kerusakan.

Sekertaris Desa Sitanggal, Mokh Khamim menyebut jika jembatan yang tak jauh dari kantor Desa Sitanggal itu amblas sejak satu bulan yang lalu.

"Amblas satu bulan yang lalu, dampak pengalihan jalur dari jalur selatan ke jalur tengah."

"Karena tidak kuat menopang beban kendaraan besar yang lewat, gak cuman gede tapi gwede gwede nemen, muatannya gak umum," ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (10/03/2026).

Khamin menyebut, ruas jalur tersebut juga dilalui pemudik setiap tahunnya saat berlangsungnya arus mudik lebaran.

Menurut Khamin, jembatan tersebut diperkirakan bakal ambruk jika dilalui beberapa truk besar.

"Setiap arus mudik di lalui pemudik, itu mungkin kalau dibuat dua tiga kali lagi ada truk beban yang nggak umum langsung ambruk."

"Meski kondisi jembatan sudah melengkung tapi masih bisa dilalui dan harus pelan-pelan. Pokoknya memprihatinkan sekali lah," ungkapnya.

Khamim meminta kepada pihak terkait agar jembatan tersebut segera di perbaiki agar tidak memakan korban kembali.

"Harus ada penanganan secepatnya, belum lama ini ada kecelakaan juga disitu," pungkasya. (pet). 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved