Berita Jateng
Bank Jateng Targetkan Penyaluran Kredit Program MBG Rp41 Miliar
Bank Jateng menargetkan penyaluran kredit program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp41,44 miliar pada tahun 2026.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Bank Jateng menargetkan penyaluran kredit program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp41,44 miliar pada tahun 2026.
Tahun 2025, bank pelat merah ini telah menyalurkan kredit serupa yang mencapai angka Rp21,37 miliar.
Baca juga: Andini Hemat Rp4 Juta, Bank Jateng Fasilitasi Program Balik Rantau Gratis 2026
Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko mengatakan, Bank Jateng mendukung program MBG melalui pembiayaan kredit kepada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun suplier SPPG.
Kredit kepada SPPG mencapai 13,08 miliar dan suplier SPPG mencapai Rp8,29 miliar pada tahun 2025.
Penyaluran kredit tersebut dilakukan di berbagai daerah di Jateng.
"Bank Jateng merencanakan penyaluran kredit untuk mendukung program MBG tahun 2026 sebesar Rp41,44 miliar," ujarnya dalam pelaporan ke komisi II DPR RI di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (1/4/2026).
Wakil Ketua Komisi II, Aria Bima menuturkan, keterlibatan Bank Jateng dalam pemberian kredit bagi program MBG dapat membantu para penyuplai SPPG yang lebih jauh memberikan trickle down effect ke para pelaku UMKM khususnya peternak, petani sayuran dan juga para pekerja yang ada.
Namun, manfaat itu juga harus dibarengi dengan pengelolaan dan pengawasan secara ketat.
"Saya melihat yang penting diawasi dengan juga keterlibatan pemerintah daerah dalam pengelolaan program-program pemerintah nasional seperti MBG," katanya.
Ia menilai, Bank Jateng merupakan bank yang sehat dengan penyaluran tidak hanya di Jateng melainkan ke luar Jateng seperti kredit ke proyek Bandara Kertajati sebesar Rp500 miliar.
Baca juga: Bank Jateng Cabang Kudus Melayani Penukaran Uang Baru BI, Totalnya Mencapai Rp 2,6 Miliar
Meskipun sebagai bank sehat, Bank Jateng juga terkendala kredit potensi macet di PT Sritex sebesar Rp300 miliar.
Seperti diketahui, pemilik Sritex tersandung kasus korupsi dan pencucian uang berkaitan penyalahgunaan fasilitas kredit bank, termasuk di Bank Jateng.
"Persoalan ini tadi Pak Gubernur sudah komitmen untuk menyelesaikan tidak hanya persoalan utangnya yang Bank Jateng harus kembali, tapi juga soal urusan buruhnya segera bisa selesai," tandasnya. (Iwn)
| Ahmad Luthfi Minta ASN Jadi Problem Solver |
|
|---|
| Aksi Nyata Sekda Jateng Sumarno, Berangkat Ngantor Jalan Kaki Sejauh 40 Kilometer |
|
|---|
| Waspada Kemarau 2026 Lebih Panjang dari Biasanya, Pati dan Rembang Bisa Capai 9 Bulan |
|
|---|
| Viral Video Tikus "Sembunyi" di Ompreng MBG SMKN 8 Semarang, Begini Respons Sekretaris Disdik Jateng |
|
|---|
| Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Sampaikan LKPJ 2025: Output Pengetatan Kemiskinan dan Ekonomi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260401_Bank-Jateng-bersama-DPR-RI-di-Jawa-Tengah_1.jpg)