Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

DPRD Jateng

Lonjakan Kasus Campak di Jateng, DPRD Ingatkan Pentingnya Imunisasi dan Pola Hidup Sehat

Merebaknya kasus campak di Jawa Tengah harus menjadi pengingat bagi semua untuk segera membangun kesadaran kolektif mewujudkan pola hidup sehat

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Merebaknya kasus campak di Jawa Tengah harus menjadi pengingat bagi semua untuk segera membangun kesadaran kolektif mewujudkan pola hidup sehat.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, pola hidup sehat itu bisa mulai dari lingkup keluarga, sebagai bagian mewujudkan sistem kesehatan secara menyeluruh.

“Upaya membangun pola hidup sehat masyarakat merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan bagi setiap warga negara melalui aspek yang mendasar, seperti kesehatan,” ungkap Sarif Abdillah.

Hingga 7 April lalu, Dinas Kesehatan Jateng mencatat suspek campak yang ditemukan di provinsi ini mencapai 2.188 kasus. Jumlah tersebut di antaranya tersebar di Kabupaten Kudus sebanyak 501 kasus, Brebes 202 kasus, Cilacap 119 kasus, Pati 72 kasus, Klaten 54 kasus, dan daerah-daerah lainnya.

260413_sarifabdillah1
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah

Dari jumlah tersebut, positif campak yang sudah dilengkapi pemeriksaan laboratorium diketahui ada 144 kasus, dan positif rubella 18 kasus. Sebaran positif campak tertinggi ada di Kabupaten Cilacap dengan 21 kasus, Banyumas 20 kasus, Pati 20 kasus, serta Klaten 6 kasus campak dan 1 rubella.

Menurut Kakung, sapaan akrab Sarif Abdillah, data itu harus menjadi perhatian serius secara bersama, untuk kemudian dilakukan penanganan secara maksimal.

“Upaya imunisasi merupakan program wajib dari pemerintah pusat yang pelaksanaannya oleh pemerintah daerah,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Kakung pun menambahkan, bahwa keseluruhan data tersebut harus mampu dimanfaatkan sebagai dasar untuk menentukan perbaikan arah kebijakan terkait upaya pencegahan sejumlah penyakit, dan memperkuat kapasitas sistem kesehatan ke depan.

“Untuk saat ini, tentu harus terus galakkan imunisasi sekaligus deteksi dini,” terang legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.

Kakung pun berharap, sejumlah program imunisasi dan pencegahan yang telah direncanakan dapat direalisasikan dengan sebaik-baiknya bagi setiap masyarakat.(***) 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved