Berita Pati
Jalankan Arahan Wamenkes, Plt Bupati Chandra Bakal Screening Ulang 2.568 Pasien TB
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, meninjau langsung kegiatan Tracing TB Terintegrasi Program
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PATI – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, meninjau langsung kegiatan Tracing TB Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Balai Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Selasa (21/4/2026).
Wamenkes Benjamin menegaskan bahwa pemberantasan penyakit tuberkulosis (TB) menjadi salah satu prioritas utama dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, selain penanganan stunting.
Hal ini krusial mengingat posisi Indonesia yang saat ini menduduki peringkat kedua dengan kasus TB tertinggi di dunia.
"Presiden ingin kasus TB diselesaikan. Di Indonesia, kita memiliki rata-rata 384 kasus per 100.000 penduduk," ujar Benjamin saat memberikan keterangan kepada media.
Di Kabupaten Pati sendiri, tercatat sebanyak 2.658 kasus TB ditemukan sepanjang tahun lalu. Sebagai langkah protektif, pemerintah melaksanakan screening kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan foto rontgen bagi keluarga pasien guna memutus rantai penularan.
Benjamin menjelaskan bahwa target pemerintah adalah menjangkau setidaknya 120 titik lokasi cek kesehatan gratis di Kabupaten Pati sebelum akhir tahun 2026.
Baca juga: Pasutri Politisi dari Pati Kompak Raih Gelar Doktor Cumlaude Untag Semarang: Kuliah Serasa Pacaran
"Kita kejar, kalau yang belum sakit dikasih obat pencegahan, yang sakit diobati," tegasnya.
Selain aspek medis, penanggulangan TB juga mencakup perbaikan sanitasi. Wamenkes mengungkapkan adanya program kolaborasi lintas kementerian untuk merenovasi rumah pasien kurang mampu yang tidak memiliki ventilasi memadai.
Di Kabupaten Pati, tercatat sudah ada 34 rumah yang didaftarkan untuk mendapatkan bantuan renovasi tersebut.
Menanggapi instruksi pusat, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan kesiapannya untuk melakukan pendataan ulang secara cepat.
Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan proses verifikasi data terhadap ribuan pasien TB tersebut selesai dalam waktu singkat.
"Kami akan mendata ulang dan menyelesaikan pengecekan terhadap 2.658 pasien tahun lalu serta tambahan pasien tahun ini dalam waktu 10 hari kalender ke depan," kata Chandra.
Ia menambahkan bahwa hasil screening ulang tersebut, baik terhadap pasien maupun anggota keluarga yang tinggal serumah, akan segera dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan untuk langkah penanganan lebih lanjut. (mzk)
| Terdakwa "Tongtek Maut" Pati Divonis 3 Tahun Penjara, Keluarga Korban: Pembunuh Kenapa Dilindungi? |
|
|---|
| Drama Tari Wayang Topeng Soneyan, Kesenian Sakral Bersejarah pada Momen Sedekah Bumi di Pati |
|
|---|
| Viral Outing Class Siswa Harus Bayar Rp1,8 Juta, Kepala SMPN 1 Tayu Pati Bungkam Usai Dicecar DPRD |
|
|---|
| Buntut Outing Class ke Bali Rp1,8 Juta Harus Lunas Dalam 1 Minggu, Kepsek SMPN 1 Tayu Dipanggil DPRD |
|
|---|
| Dua Residivis Narkoba Kembali Ditangkap di Pati, Ngaku Dapat Sabu dari Napi Lapas Kedungpane |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260421_Benjamin-Paulus-Octavianus.jpg)